Ali Bin Abi Thalib : "Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan, tapi ilmu bertambah apabila dibelanjakan."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
Aku dan Kau
10 Desember 2012 pukul 11:00 WIB
Pertemuan Terakhir
9 Desember 2012 pukul 10:30 WIB
Amal yang Tertahan
8 Desember 2012 pukul 08:00 WIB
Terenyuh Melihatnya
2 Desember 2012 pukul 12:00 WIB
Kecewa dengan "Si Muslim"
26 November 2012 pukul 10:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Jum'at, 14 Desember 2012 pukul 11:00 WIB

Bermula dari Niat

Penulis : Mujahid Alamaya

Beberapa waktu lalu, ketika saya mengikuti Silaturrahim Klab Santri yang mengambil tema Meluruskan Kembali Niat Kita, banyak ilmu yang saya dapatkan. Salah satu di antaranya adalah mengenai niat awal rekan-rekan ketika bergabung bersama Klab Santri.

Alhamdulillaah, niat rekan-rekan bergabung hanya karena Allah SWT. Terbukti, sampai saat ini, mereka masih tetap eksis di Klab Santri dan selalu ‘berjuang’ bersama dalam segala hal, khususnya dalam melaksanakan beberapa kegiatan.

Berbagai suka dan duka dialami bersama, sampai akhirnya dapat melaksanakan sebuah kegiatan dengan lancar. Waktu, tenaga, bahkan harta menjadi tersita karena keterlibatan di komunitas yang kami cintai ini. Tapi, dengan niat yang tulus, semua itu tidak menjadi hambatan, bahkan menjadi penyemangat tatkala sebuah ‘rintangan’ muncul.

Kami yakin, jika niat kita baik, maka hasil yang diperolehpun akan baik pula, sesuai dengan hadits, “Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya bagi setiap perbuatan itu sesuai dengan apa yang diniatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketika sharing berlangsung, salah seorang rekan mengatakan bahwa setiap amal itu tergantung niatnya. Lebih lanjut beliau menjelaskan, diterima atau tidaknya dan sah atau tidaknya suatu amal tergantung pada niat awalnya. Demikian juga setiap orang berhak mendapatkan balasan sesuai dengan niatnya dalam beramal. Dan yang dimaksud dengan amal di sini adalah semua yang berasal dari seorang hamba, baik berupa perkataan, perbuatan, maupun keyakinan hati. Subhanallaah…

Suasana silaturrahimpun makin larut dalam kebersamaan. Beragam pendapat tentang niat dikemukakan dari sudut pandang masing-masing. Berbagi pendapat dan pengalaman di sore hari itu berlangsung akrab.

http://dekaes.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Lia Juliana | Staf Purchasing
My fav situs nih.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1124 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels