Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
Bagai Oase di Padang Pasir
20 November 2012 pukul 10:00 WIB
Ilmu tanpa Amal
14 November 2012 pukul 10:10 WIB
Tekad yang Kuat akan Berbuah Manis
8 November 2012 pukul 10:00 WIB
Rela Minggat Demi Memertahankan Aqidah
2 November 2012 pukul 14:00 WIB
Agar Qurban Lebih Terasa Manfaatnya
27 Oktober 2012 pukul 09:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Senin, 26 November 2012 pukul 10:00 WIB

Kecewa dengan "Si Muslim"

Penulis : Mujahid Alamaya

Ketika bermuamalah, saya selalu berusaha untuk mengutamakan bermuamalah dengan sesama muslim. Selain ingin memajukan perekonomian sesama muslim, juga untuk memerkokoh ukhuwah Islamiyah. Namun apa daya, dari beberapa kali bermuamalah dengan sesama muslim, kekecewaan karena ketidakprofesionalan sering saya alami.

Karena kecewa, saya mencoba bermuamalah dengan pihak lain yang kebetulan bukan muslim. Ternyata, pelayanan yang saya dapatkan begitu memuaskan. Beberapa di antaranya memerlakukan saya sebagai konsumen bak seorang bos. Misal, ketika saya harus menghubungi salah satu bank, ia memberikan teleponnya untuk saya gunakan.

Kekecewaan ketika bermuamalah dengan sesama muslim pun sering dialami oleh beberapa teman saya. Dan ketika teman saya itu bermuamalah dengan bukan muslim, ia menyatakan kesalutan atas pelayanannya. Maka, saya maupun teman saya, tetap bermuamalah dengan yang bukan muslim, karena pelayanannya yang memang sangat bagus.

Jika bercermin pada kisah saya maupun teman saya, maka bukan tidak mungkin perekonomian sesama muslim akan mundur, karena lambat laun para pengusaha muslim akan ditinggalkan oleh konsumennya. Maka, sudah saatnya kita sebagai sesama muslim, untuk memerbaiki kualitas dalam muamalah dengan mencontoh Rasulullah SAW.

http://dekaes.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Mutiara | Swasta
Alhamdulillah, senangnya udah bisa bergabung dengan KotaSantri.com. Jazakumullah.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1110 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels