|
Ibn Qudamah : "Ketahuilah, waktu hidupmu sangat terbatas. Nafasmu sudah terhitung. Setiap desahnya akan mengurani bagian dari dirimu. Sungguh, setiap bagian usia adalah mutiara yang mahal, tak ada bandingannya."
|
|
|
http://dekaes.com |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
|
mujahid.alamaya |
|
mujahid.alamaya |
|
http://facebook.com/alamaya |
|
ponggawa.ksc@gmail.com |





Rabu, 11 Mei 2011 pukul 12:21 WIB
Penulis : Mujahid Alamaya
Di keheningan malam,
aku tertunduk
dadaku terasa sesak
airmataku menetes
Entahlah,
entah apa yang kurasakan
dalam perjalanan panjang
ikhtiar menjemput belahan jiwa
Aku menemukan sosok wanita
yang selama ini kucari
yang selama ini kudamba
yang selama ini kuimpikan
Sosok itu
ada padamu
Engkau
Ya, apakah engkau?
Teman kita,
menilai bahwa kita pasangan ideal
Teman kita,
memimpikan bahwa kita menikah
Dan temanku,
dengan yakin menunjukmu dalam sebuah foto
bahwa engkau adalah belahan jiwaku
Engkau
Ya, apakah engkau?
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.