Sirah Umar, Ibnu Abdil Hakam : "Aku akan duduk di sebuah tempat yang tak kuberikan sedikit pun tempat untuk syaitan."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
Insya Allah Syahid
23 Agustus 2013 pukul 20:20 WIB
Jujur karena Benar, Bohong karena Salah
17 Agustus 2013 pukul 21:00 WIB
Hikmah di Balik Niat Silaturrahim
11 Agustus 2013 pukul 21:00 WIB
I'tikaf kok Milih Tanggal?
5 Agustus 2013 pukul 21:00 WIB
Smartphone itu Hilang
30 Juli 2013 pukul 20:20 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Kamis, 29 Agustus 2013 pukul 20:00 WIB

Tabayyun itu Mencegah Fitnah

Penulis : Mujahid Alamaya

Belakangan ini, banyak situs Islam yang latah ikut serta memberitakan seputar kehalalan sebuah restoran terkemuka, tanpa cek dan ricek terlebih dahulu. Begitu pula dengan netter yang turut meneruskan berita tersebut ke mana-mana.

Dalam berita yang disampaikan, disebutkan informasi seputar waralaba restoran tersebut. Padahal, informasi tersebut merupakan hoax yang telah beredar sejak lama. Namun beberapa situs baru memberitakannya akhi-akhir ini, karena memang sedang menjadi trending topic.

Jika ditelusuri, restoran tersebut bukanlah bisnis waralaba. Pemiliknya menolak banyak pihak yang ingin meminta franchise bisnis padanya, dengan alasan bahwa nantinya akan sulit mengontrol mutu perusahaan franchise tersebut.

Saya tak habis pikir dengan sikap pengelola situs Islam tersebut, yang memuat berita tanpa adanya proses tabayyun dengan pemilik ataupun pengelola restoran tersebut. Mereka langsung memuat berita tersebut begitu saja. Bukankah dengan tabayyun itu bisa mencegah fitnah?

Sebelum ikutan latah untuk menyebarkan informasi, apapun itu, ada baiknya cek dan ricek terlebih dahulu. Jangan sampai kita yang tidak tahu menahu informasi yang sebenarnya, menjadi alat propaganda pihak tertentu untuk menyebarkan hoax yang mengarah pada fitnah.

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujuraat : 6).

http://dekaes.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Nurudin | Swasta
Sekilas KSC memiliki apa yang dimiliki facebook yang membuat banyak orang 'kecanduan'. Tapi bila dicermati, facebook tidak memiliki apa yang dimiliki KSC. Maaf facebook, tak lama lagi aku akan meninggalkanmu, aku mendapatkan apa yang tak aku dapatkan darimu.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1227 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels