|
Ibn. Athaillah : "Di antara tanda keberhasilan pada akhir perjuangan adalah berserah diri kepada Allah sejak permulaan "
|
|
|
http://dekaes.com |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
|
mujahid.alamaya |
|
mujahid.alamaya |
|
http://facebook.com/alamaya |
|
ponggawa.ksc@gmail.com |





Selasa, 30 Juli 2013 pukul 20:20 WIB
Penulis : Mujahid Alamaya
Ketika saya berpetualang ke Bangkok, saya kehilangan sebuah smartphone. Entah hilang karena jatuh dari tas atau ada tangan jahil yang mengambilnya. Saat itu saya masih ingat kapan terakhir menggunakan smartphone tersebut dan baru sadar jika smartphone telah hilang ketika saya akan menggunakannya di hotel.
Saat itu, entah kenapa, saya tidak panik sama sekali dan bersikap biasa saja. Saya hanya berusaha memastikan, apakah smartphone tersebut benar-benar hilang atau hanya lupa menyimpan. Setelah dipastikan, maka yakinlah saya bahwa smartphone andalan saya telah hilang entah di mana. Setelah itu, saya tertidur pulas.
Esoknya, saya seakan lupa dengan hilangnya smartphone. Saya baru ingat jika saya akan menggunakannya. Ketika ingat, saya tetap bersikap biasa saja. Mungkin karena saya berkeyakinan bahwa pada hakikatnya smartphone tersebut bukanlah milik saya, tapi milik Allah SWT yang dititipkan pada saya, dan Ia telah mengambilnya.
Galillah hikmah dari setiap kejadian. Jangan pernah mengeluh ketika mengalami kejadian yang tidak kita inginkan, karena sesungguhnya setelah kejadian tersebut, insya Allah kita akan mendapatkan sesuatu yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Lihatlah setiap kejadian itu dari segi positif, agar kita menjadi lebih baik lagi untuk ke depannya.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.