HR. Ahmad & Al Hakim : "Kemuliaan orang adalah agamanya, harga dirinya (kehormatannya) adalah akalnya, sedangkan ketinggian kedudukannya adalah akhlaknya. "
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
Lahan Dakwah
1 Mei 2013 pukul 22:00 WIB
Mengutamakan Allah SWT, Segalanya Dipermudah
25 April 2013 pukul 22:00 WIB
Mengembalikan Kepercayaan
19 April 2013 pukul 21:30 WIB
Menjaga Harga Diri
13 April 2013 pukul 11:00 WIB
Jangan Cuma Usul, tapi Realisasikan
7 April 2013 pukul 21:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Selasa, 7 Mei 2013 pukul 22:30 WIB

Pelajaran dari Bapak Penjual Sapu

Penulis : Mujahid Alamaya

Malam itu, sepulang dari rumah orangtua, saya mampir sejenak ke sebuah toko di kawasan Cihampelas, Bandung. Selepas dari toko, saya menunggu angkot yang akan mengantarkan saya ke kawasan Pasteur. Lumayan lama menunggu angkot jurusan tersebut. Saat menunggu, dari kejauhan terlihat sosok lelaki yang berjalan dengan bantuan tongkat penyangga sambil memikul barang di atas pundak.

Saya perhatikan dengan seksama. Sepertinya sosok lelaki tersebut membawa sapu dan sejenisnya. Tangan yang satu memegang tongkat untuk menopang tubuhnya, dan tangan satunya lagi memegang barang pikulan di atas pundak. Saya penasaran dengan sosok tersebut. Beberapa menit kemudian, saya melihatnya dengan jelas. Ia membawa barang dagangan, sapu dan perkakas lainnya. Ada rasa iba dalam diri ini.

Angkot yang saya tunggu datang, tapi saya memutuskan untuk tidak beranjak dari tempat saya berdiri dan akan menunggu Bapak Penjual Sapu lewat, untuk sekedar berbagi rejeki. Saat Bapak Penjual Sapu lewat, saya panggil ia. Kemudian saya perhatikan dengan seksama, usianya mungkin sudah di atas 50 tahun. Kaki sebelah kirinya bengkak, yang menyebabkan ia menggunakan tongkat untuk membantunya berjalan.

Malam itu, saya mendapatkan pelajaran berharga dari bapak penjual sapu. Ia yang notabene sedang sakit karena kakinya bengkak, masih tetap semangat untuk menjemput rejeki dengan menjadi penjual sapu keliling. Mungkin ia sudah berjalan kaki sejauh puluhan kilometer dari pagi. Namun rasa lelah yang mendera tidak menyurutkan langkahnya untuk terus berjalan, dalam rangka ikhtiar menjemput rejeki.

Subhanallaah... Masihkah kita mengeluh?

http://dekaes.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Arry Rahmawan | Penulis dan Trainer
Subhanallah, akhirnya KotaSantri.com semakin berkembang. Artikelnya bagus dan dapat menambah wawasan kita semua. Maju terus KotaSantri.com... ^^
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1279 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels