|
HR. At-Tirmidzi : "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari hati yang tidak pernah tunduk, dari do'a yang tidak didengar, dari jiwa (nafsu) yang tidak pernah merasa puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat."
|
|
|
http://dekaes.com |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
|
mujahid.alamaya |
|
mujahid.alamaya |
|
http://facebook.com/alamaya |
|
ponggawa.ksc@gmail.com |





Ahad, 7 April 2013 pukul 21:00 WIB
Penulis : Mujahid Alamaya
Entah apa alasannya, rekan-rekan saya selalu menunjuk saya untuk menjadi penanggung jawab maupun koordinator dalam sebuah kegiatan. Tak jarang saya menolak, walaupun ujung-ujungnya saya tetap menjadi penanggung jawab maupun koordinator.
Suka maupun duka ketika menjadi penanggung jawab maupun koordinator dalam sebuah kegiatan banyak saya alami. Saya ambil hikmahnya dari semua itu, karena dari setiap kejadian selalu ada hikmah yang bisa dijadikan pelajaran untuk lebih baik lagi.
Misalnya, tindakan NATO (No Action, Talk Only) yang sering dilakukan oleh beberapa rekan. Mereka sering menjadi 'kompor' agar saya mengadakan sebuah kegiatan, dan tentu mereka meminta saya untuk mengatur semuanya. Sayapun berinisiatif melaksanakannya.
Lalu apa yang terjadi? Ketika apa yang mereka usulkan saya realisasikan, ternyata mereka tidak turut berpartisipasi dengan berbagai alasan. Setelah dikomunikasikan dengan berbagai cara, macam-macam alasanpun saya dengar. Hasilnya? Nihil.
Rupanya, tradisi NATO ini sudah menghinggapi mereka yang notabene pemahaman agamanya lebih baik. Alih-alih berpartisipasi, malah alasan ini-itu yang dilontarkan. Kesal dengan tindakan mereka, sayapun tegas mengatakan, "Jangan cuma usul, tapi realisasikan!"
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.