HR. Ahmad & Al Hakim : "Kemuliaan orang adalah agamanya, harga dirinya (kehormatannya) adalah akalnya, sedangkan ketinggian kedudukannya adalah akhlaknya. "
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
Mengembalikan Kepercayaan
19 April 2013 pukul 21:30 WIB
Menjaga Harga Diri
13 April 2013 pukul 11:00 WIB
Jangan Cuma Usul, tapi Realisasikan
7 April 2013 pukul 21:00 WIB
Kemunduran Iman
1 April 2013 pukul 21:00 WIB
2000 Rupiah
26 Maret 2013 pukul 22:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Kamis, 25 April 2013 pukul 22:00 WIB

Mengutamakan Allah SWT, Segalanya Dipermudah

Penulis : Mujahid Alamaya

Entah kejadian ke berapa kali yang saya alami, ketika saya berusaha untuk mengutamakan Allah, yakni shalat pada waktunya, maka lancarlah segala urusan saya. Dua kejadian yang membekas adalah ketika jadwal penerbangan saya selepas maghrib, saya merasa was-was takut tidak bisa shalat pada waktunya karena berbagai alasan, di antaranya tiba di bandara terlambat karena macet atau boarding yang dipercepat.

Sebelum berangkat, saya sudah sedemikian rupa merancang beberapa rencana perjalanan agar tiba di bandara sebelum waktu maghrib. Namun apa daya, macetnya Jakarta membuat perjalanan saya untuk menuju bandara terhambat dari sejak Kemayoran hingga persimpangan tol dalam kota dan tol bandara. Walaupun saya berangkat lebih awal sekitar pukul 16an, namun tetap saja tiba di bandara selepas maghrib.

Sepanjang perjalanan, saya gelisah tidak karuan. Beberapa menit menjelang maghrib, saya baru memasuki tol bandara. Pikiran saya kalut, antara tidak bisa shalat maghrib pada waktunya dan tertinggal pesawat. Tiba di bandara selepas maghrib, meleset dari target saya, padahal jadwal take off pesawat tinggal 25 menit lagi. Turun dari bis, saya bergegas ke konter Garuda Indonesia, menanyakan status penerbangan pesawat yang akan saya tumpangi.

Subhanallah walhamdulillah, ternyata pesawat yang akan saya tumpangi mengalami keterlambatan. Sembari bergegas menuju mushala, tak henti-hentinya saya bersyukur, saya masih bisa shalat maghrib pada waktunya. Selesai shalat, saya merasa tenang karena apa yang menjadi kewajiban saya telah tertunaikan. Tak lupa bersyukur atas keridhaan Allah, sehingga perjalanan saya lancar.

Ketika menunggu waktu boarding, saya merenung, baru berniat untuk berusaha mengutamakan Allah SWT saja sudah diberi kemudahan, lalu bagaimana kalau benar-benar sudah mengutamakan Allah SWT? Mahabesar Allah SWT dengan segala keagungan-Nya, Ia telah membuktikan bahwa dengan mendahulukan Allah, maka Allah akan mendahulukan kita. Jika sudah demikian, maka lancarlah segala urusan kita. Insya Allah.

http://dekaes.com

Suka
ahmad suhadi menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

agung sutrisno | PNS
Isinya bagus, ringan, gampang dibaca, dan menyentuh kehidupan sehari-hari. Keep on good works!!!
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1243 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels