|
HR. Ahmad & Al Hakim : "Kemuliaan orang adalah agamanya, harga dirinya (kehormatannya) adalah akalnya, sedangkan ketinggian kedudukannya adalah akhlaknya.
"
|
|
|
http://dekaes.com |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
|
mujahid.alamaya |
|
mujahid.alamaya |
|
http://facebook.com/alamaya |
|
ponggawa.ksc@gmail.com |





Kamis, 25 April 2013 pukul 22:00 WIB
Penulis : Mujahid Alamaya
Entah kejadian ke berapa kali yang saya alami, ketika saya berusaha untuk mengutamakan Allah, yakni shalat pada waktunya, maka lancarlah segala urusan saya. Dua kejadian yang membekas adalah ketika jadwal penerbangan saya selepas maghrib, saya merasa was-was takut tidak bisa shalat pada waktunya karena berbagai alasan, di antaranya tiba di bandara terlambat karena macet atau boarding yang dipercepat.
Sebelum berangkat, saya sudah sedemikian rupa merancang beberapa rencana perjalanan agar tiba di bandara sebelum waktu maghrib. Namun apa daya, macetnya Jakarta membuat perjalanan saya untuk menuju bandara terhambat dari sejak Kemayoran hingga persimpangan tol dalam kota dan tol bandara. Walaupun saya berangkat lebih awal sekitar pukul 16an, namun tetap saja tiba di bandara selepas maghrib.
Sepanjang perjalanan, saya gelisah tidak karuan. Beberapa menit menjelang maghrib, saya baru memasuki tol bandara. Pikiran saya kalut, antara tidak bisa shalat maghrib pada waktunya dan tertinggal pesawat. Tiba di bandara selepas maghrib, meleset dari target saya, padahal jadwal take off pesawat tinggal 25 menit lagi. Turun dari bis, saya bergegas ke konter Garuda Indonesia, menanyakan status penerbangan pesawat yang akan saya tumpangi.
Subhanallah walhamdulillah, ternyata pesawat yang akan saya tumpangi mengalami keterlambatan. Sembari bergegas menuju mushala, tak henti-hentinya saya bersyukur, saya masih bisa shalat maghrib pada waktunya. Selesai shalat, saya merasa tenang karena apa yang menjadi kewajiban saya telah tertunaikan. Tak lupa bersyukur atas keridhaan Allah, sehingga perjalanan saya lancar.
Ketika menunggu waktu boarding, saya merenung, baru berniat untuk berusaha mengutamakan Allah SWT saja sudah diberi kemudahan, lalu bagaimana kalau benar-benar sudah mengutamakan Allah SWT? Mahabesar Allah SWT dengan segala keagungan-Nya, Ia telah membuktikan bahwa dengan mendahulukan Allah, maka Allah akan mendahulukan kita. Jika sudah demikian, maka lancarlah segala urusan kita. Insya Allah.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.