HR. At-Tirmidzi : "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari hati yang tidak pernah tunduk, dari do'a yang tidak didengar, dari jiwa (nafsu) yang tidak pernah merasa puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat."
Alamat Akun
http://masekoprasetyo.kotasantri.com
Bergabung
5 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Surabaya - Jawa Timur
Pekerjaan
Editor Jawa Pos
Seorang pecandu berat wedang kopi, tapi antirokok. Arek Suroboyo yang besar di Bekasi. Pengagum berat kebesaran Allah ini hobi sepak bola dan melempar senyum. Pemuda yang doyan kacang ijo ini juga pegiat baca buku. Bergelut dengan naskah dan tata bahasa adalah tugasnya sehari-hari sebagai editor bahasa Jawa Pos.
http://samuderaislam.blogspot.com
Tulisan Eko Lainnya
Jangan Menyalahkan Tuhan
30 Maret 2013 pukul 08:00 WIB
Honor Nulis Cuma Rp 100 Ribu, Mau?
29 Maret 2013 pukul 23:30 WIB
Kasih Sayang yang Sesungguhnya
24 Maret 2013 pukul 20:00 WIB
Buang Kata ”Tak Bisa”
18 Maret 2013 pukul 08:00 WIB
365 Hari = 1 Buku
1 Maret 2013 pukul 16:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Jum'at, 5 April 2013 pukul 20:00 WIB

Kisah Kaus Olahraga

Penulis : Eko Prasetyo

Mas Polo, begitu saya biasa menyapanya. Rambutnya agak cepak. Perawakannya sedang dan tegap, sekilas mirip anggota marinir. Ia bertugas sebagai pemimpin redaksi (pemred) di sebuah penerbitan. Saat ini ia menyiapkan penerbitan buku terbaru karya Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Ketika berdiskusi di Sirikit School of Writing (SSW) pekan lalu, ia membagikan kisah semasa kecilnya. Ternyata, sejak kecil ia memiliki cacat tubuh. Salah satu kakinya sedikit pincang karena penyakit.

Alhasil, ketika duduk di bangku sekolah dasar (SD), ia tidak pernah mengikuti pelajaran olahraga. Padahal, dia mengaku hobi sepak bola.

Bukan tanpa alasan ia tidak ikut pelajaran yang sebenarnya ia sukai tersebut. Sang guru tidak membolehkannya karena alasan iba dengan kondisi Polo. Apalagi, kakinya tidak bisa berjalan sebagaimana orang normal lainnya.

Mas Polo tentu saja sangat sedih. Kaus olahraganya masih terlihat baru karena memang tak pernah dipakai. Hal itu berlangsung sampai kelas 3 SD.

Hingga akhirnya impian tersebut jadi kenyataan. Ketika naik ke kelas 4 SD, guru olahraganya tiba-tiba memanggil Polo. ”Segera ganti seragam kamu dengan kaus olahraga,” perintah sang guru.

Polo seolah belum percaya. Pasalnya, selama ini ia hanya membawa kaus olahraga pas jam pelajaran itu, tapi tak pernah mengenakannya. Instruksi itu kemudian diucapkan kembali oleh gurunya. Polo lantas bergegas mencopot seragamnya dan memakai kaus olahraganya.

Saat itu dilakukan pertandingan sepak bola, salah satu cabang yang begitu digemarinya. Polo bingung. Ia sadar bahwa dirinya tidak bisa berlari jika turun sebagai bek, gelandang, ataupun penyerang. Sang guru rupanya menangkap kegalauan Polo.

”Hei Polo! Jangan berdiri terus di situ. Ayo segera jaga gawang timmu,” seru Pak Guru.

Polo tersadar. Ia masuk ke lapangan kecil itu dan menjadi kiper. Teman-temannya lantas memberikan tepuk tangan. Aplaus yang meriah.

Hari itu ia bermain cemerlang dan melakukan beberapa penyelamatan gemilang sehingga timnya tidak kebobolan. Skor berakhir imbang 0-0. Polo jadi bintang baru.

Ia mendapatkan kepercayaan dirinya setelah memakai kaus olahraga yang selama ini hanya jadi teman di dalam tasnya. Ia segera membuang jauh-jauh rasa minder yang bertahun-tahun menghinggapi pikirannya. Guru olahraga tersebut merupakan salah satu orang yang sangat berjasa dalam hidup Polo.

Polo sadar bahwa setiap individu itu bisa berprestasi di bidang apa pun. Cacat tubuh bukan penghalang.

Mas Polo, begitu saya biasa menyapanya. Kini ia menjadi orang yang sangat dihormati karena berbagai prestasinya. Lantaran kinerjanya dinilai bagus, ia mencapai puncak karir sebagai pemred penerbitan berskala besar di bawah Jawa Pos Group. Bagi dia, tantangan harus dihadapi dan ditaklukkan, bukan ditakuti, apalagi dihindari.

http://samuderaislam.blogspot.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Eko Prasetyo sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

mashalli | karyawan
Alhamdulillah... Meski baru bergabung di KSC, semakin nambah wawasan dan berbagi pengalaman religius.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1368 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels