|
HR. Ahmad : "Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya."
|
|
|
http://dekaes.com |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
|
mujahid.alamaya |
|
mujahid.alamaya |
|
http://facebook.com/alamaya |
|
ponggawa.ksc@gmail.com |





Kamis, 31 Januari 2013 pukul 15:00 WIB
Penulis : Mujahid Alamaya
Di dunia kerja, banyak sekali problematika yang bermunculan. Salah satunya adalah keangkuhan, dalam hal apapun. Misalnya, angkuh karena merasa diri dekat dengan atasan, sehingga bisa berbuat apapun atas nama atasan untuk memberikan perintah pada rekan kerjanya.
Di divisi saya, saya dan juga rekan satu divisi, pernah merasakan keangkuhan salah seorang rekan kerja. Dengan entengnya, ia menyuruh kami untuk melaksanakan tugas-tugasnya, lalu ia memberikan hasil yang kami kerjakan kepada atasan, dan tentu dilaporkan merupakan hasil kerjanya.
Selain itu, banyak hal-hal lain yang dengan keangkuhannya membuat ia semakin arogan. Kami yang tidak menyukai sikapnya itu, hanya bisa diam, karena ia pandai bersilat lidah dan memutarbalikkan informasi untuk meyakinkan atasan maupun orang lain di lingkungan kerja.
Kini, keangkuhannya itu roboh dengan sendirinya. Ia mulai tidak dipercaya oleh atasan, terbukti dengan dilepasnya pindah ke divisi lain ketika ia sendiri memintanya. Pun, ketika hendak pindah ke divisi lain, tidak semua divisi mau menerimanya begitu saja. Tentu karena banyak pertimbangan.
Begitulah. Segala bentuk kedzaliman akan hancur, bagaimanapun caranya. Tinggal tunggu waktu, maka semua bentuk kebatilan akan berganti dengan kebenaran. Sikapi semuanya dengan bijak. Dan jangan lupa, untuk menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.