HR. Ahmad : "Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
Surat Keterangan Kesehatan
28 Agustus 2012 pukul 10:00 WIB
Shalat Id tak Harus Blokir Jalan
22 Agustus 2012 pukul 09:15 WIB
Buka Puasa Bersama
16 Agustus 2012 pukul 09:00 WIB
Melintas di Depan Orang yang Sedang Shalat
10 Agustus 2012 pukul 13:30 WIB
Wanita Mengajak Menikah Lebih Dulu
21 Juni 2012 pukul 13:30 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Senin, 3 September 2012 pukul 09:30 WIB

Tradisi Sunat Menyunat

Penulis : Mujahid Alamaya

Tadi siang, di kantor ada pembagian dana pengendalian teknis (dalnis). Saya tidak begitu mengerti, kapan sebenarnya pembagian dana dalnis tersebut dilakukan. Namun berdasarkan informasi dari atas, biasanya dana dalnis itu dibagikan jika ada proses pengadaan barang dan jasa yang telah selesai, dan itu legal berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.

Seperti di awal tahun lalu, pembagian dana dalnis dilakukan dengan menandatangani beberapa berkas. Kali ini ada empat berkas yang harus ditandatangani, karena katanya dana dalnis yang dibagikan adalah dana dalnis selama dua bulan, yakni Maret dan April. Dan seperti biasa, jumlah dana yang tertera di kertas tidak sesuai dengan jumlah dana yang diterima.

Memang, jumlah dana yang diterima kali ini ada peningkatan alias lebih besar dari sebelumnya, karena pembagiannya dilakukan langsung oleh bagian yang paling berkompeten. Katanya, pembagian dana dalnis diambil alih karena bagian tersebut menerima laporan adanya pemotongan dana yang tidak wajar oleh oknum di bagian saya. Tapi nyatanya sama saja.

Ah, ternyata semuanya seragam. Tradisi sunat menyunat di instansi pemerintahan merupakan penyakit yang menahun dan masih sulit untuk disembuhkan. Mereka melakukan berbagai cara, di antaranya membuat dokumen yang legal, tapi realitanya penuh rekayasa. Dengan kekuasaannya, mereka melakukan segala tipu daya untuk mengeruk keuntungan duniawi.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu.” (QS. An-Nisa [4] : 29).

http://dekaes.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

mang_unus | Wiraswasta
Semoga dapat menjadi wasilah untuk semua; berbagi ilmu, memupuk ukhuwah, mengokohkan keimanan, menopang keistiqamahan.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1082 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels