Imam Nawawi : "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu."
Alamat Akun
http://hilmybram.kotasantri.com
Bergabung
14 Desember 2009 pukul 23:28 WIB
Domisili
Sleman - DI Yogyakarta
Pekerjaan
Mahasiswa
Tulisan Muhammad Lainnya
Istighfar dan Rezeki
17 April 2012 pukul 11:15 WIB
Pertemuanku dengan Pak Habibie
12 April 2012 pukul 12:00 WIB
Menghadap-Nya dengan Indah
7 April 2012 pukul 08:30 WIB
Jembatan Penolong
28 Maret 2012 pukul 11:00 WIB
Penyakit "Karena Saya"
20 Maret 2012 pukul 09:45 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Kamis, 19 April 2012 pukul 09:30 WIB

PNS Oh PNS

Penulis : Muhammad Hilmy

PNS alias Pegawai Negeri Sipil masih menjadi primadona pekerjaan, baik di mata calon pekerja maupun orangtua kita, mengapa? Alasan yang utama adalah karena PNS itu gajinya tetap, alias terjamin. Anda golongan III A? Gaji anda sekitar 1,6 juta per bulan, dan selama anda belum naik golongan, ya segitu-gitu aja. Tapi benang merahnya, gaji anda tetap, tidak naik namun yang terpenting tak menurun, stabil.

Oleh karena itulah PNS diserbu, orang berebut dapat jadi PNS, baik dengan jalan fair, melalui tes, wawancara, dan kompetensi yang mantap. Namun, ada juga yang berusaha masuk lewat jalur "belakang", baik melalui sogokan, nitip orang dalam, dan teman-temannya. Alasannya, ya itu tadi, hidup terjamin karena gaji stabil.

Nah, inilah bahayanya, kita terlalu menggantungkan rezeki kepada pekerjaan yang bernama PNS. Bukankah Allah yang memberikan rezeki kepada kita? Mengapa kita lupa kepada Allah dan malah menganggap PNS sebagai segalanya? Bukankah Allah yang telah mengatur rezeki, gak musti jadi PNS, tukang roti pun bisa menghidupi anak dan istrinya, karena Allah yang memberi rezeki, bukan dari si roti.

Oleh karena itu, jika tak dapat jadi PNS, jangan sedih! Rezeki Allah itu bukan hanya disalurkan melalui PNS, Allah tidak pelit! Allah Mahakaya. Ia bisa menyalurkan rezeki melalui pegawai swasta, melalui jalan perdagangan, melalui keterampilan yang kita miliki, dan sebagainya. Ingatlah burung, burung itu pagi-pagi sudah pergi mencari rezeki dengan bekal tawakal kepada Allah, maka sekembalinya si burung itu ke sarang, perutnya sudah kenyang. Bekalnya apa? Tawakal, percaya bahwa Allah-lah yang memberi rezeki, pekerjaan yang kita lakoni hanyalah saluran rezeki, bukan sumber rezeki.

PNS, marilah kita jadikan sebagai sarana untuk melayani masyarakat sebaik-baiknya, bukan malah membuang-buang waktu dengan alasan "kerja gak kerja, gaji tetap sama!" Jadilah pelayan masyarakat melalui PNS, jadikan PNS itu sebagai sarana untuk ibadah, namun jangan kita beranggapan bahwa PNS itu adalah segala-galanya, surganya dunia, keamanan terjamin sepanjang hidup. Mari kita ingat bahwa Allah-lah sumber rezeki, Dia melapangkan rezeki kepada siapa yang Ia mau.

Sebagai penutup, yuk kita renungkan ayat ini, "Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hambaNya. Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberikan rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar." (QS. Al-Isra : 30-31).

Terinspirasi dari PNS Bukanlah Segalanya.

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Muhammad Hilmy sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Widia | guru
Semailah hikmah dengan berpikir, tumbuhkan hikmah dengan menulis, dan petiklah hikmah dengan membaca. Semuanya bisa dilakukan di KotaSantri.com. Tampilannya keren, biru menyejukkan. I like it! Tulisannya sederhana, indah, dan sarat makna. Bisa nulis dan bisa baca juga. Semoga selalu memberikan manfaat bagi pengunjungnya.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2519 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels