QS. Al-Hujuraat : 13 : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."
Alamat Akun
http://hendi.kotasantri.com
Bergabung
23 Maret 2009 pukul 18:10 WIB
Domisili
Subang - Jawa Barat
Pekerjaan
Swasta
hendi_ruhe@yahoo.com
roehendie@gmail.com
hendi_ruhe@yahoo.com
Tulisan Ruhendi Lainnya
"Pertaruhan" Seorang Ibu
4 Agustus 2010 pukul 16:10 WIB
Aku Lupa (Belum) Tersenyum
21 Juni 2010 pukul 16:00 WIB
Mengajarkan (Mengajak) Shalat
21 Mei 2010 pukul 16:00 WIB
Bacaan Shalat
20 April 2010 pukul 16:15 WIB
Perasaan Istri
8 April 2010 pukul 16:30 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Jum'at, 13 Agustus 2010 pukul 16:25 WIB

Gairah di Bulan Ramadhan

Penulis : ruhendi

Dalam sebuah situs jejaring sosial, kakak yang tinggal di wilayah Sumatera Utara menulis status : Banyak orang yang menjelang puasa begitu bersemangat, tetapi ketika puasa tiba justru kehilangan gairah. Mulai besok pagi gairah kita akan teruji!

Status yang ditulis sehari menjelang 1 Ramadhan. Banyak yang menyukai status ini dengan memberi tanda jempol dan ada juga komentar dari teman-temannya yang menulis ”Semangat!!!”.

Dalam faktanya memang demikian, banyak yang menjelang Ramadhan semangatnya begitu menggebu untuk mengisi bulan Ramadhan ini dengan memperbanyak amal ibadah dan lebih meningkatkan lagi dibanding bulan-bulan selain Ramadhan. Ataupun ada SMS yang diterima, ”Jika semua harta adalah racun, maka zakatlah penawarnya. Jika seluruh umur adalah dosa, maka takwa dan tobatlah obatnya. Jika seluruh badan adalah noda, maka Ramadhanlah pemutihnya.” SMS ini diakhiri dengan permintaan maaf lahir dan batin dan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa.

Banyak SMS yang kreatif dan variatif sehingga SMS itu menyebar dari satu orang ke yang lainnya. Ada yang iseng mengirimnya, juga ada yang dengan perasaan tulus meminta maaf lewat SMS atas segala dosa dan khilaf yang pernah dilakukannya.

SMS yang dikirim itu untuk memotivasi penerimanya sehingga timbul kesadaran dan kesungguhan mengisi bulan Ramadhan ini dengan amal sebaik-baiknya.

Di hari pertama bulan Ramadhan, memang ”gairah” kita benar-benar diuji. Dengan alasan lemas berpuasa sampai tidak masuk kerja (bolos), bekerja dengan asal-asalan. Juga hari selanjutnya harus tetap semangat dan bergairah untuk melaksanakan aktivitas harian yang biasa dilakukan dan memperbanyak amal ibadah kita dengan tadarus Al-Qur'an, rajin shalat rawatib, infaq, sedekah, dan sebagainya.

Semua sudah sangat mafhum dengan keutamaan-keutamaan di bulan Ramadhan ini, bulan ampunan dosa, bulan peluang emas melakukan ketaatan, bulan dilipatgandakannya amal shaleh dan sebagainya, tapi dalam pelaksanaannya sangat susah dan banyak sekali godaan.

Sebagian ulama kita membagi bulan ini dengan tiga fase : Fase pertama, sepuluh hari awal Ramadhan sebagai fase rahmat, sepuluh di tengahnya sebagai fase maghfirah, dan sepuluh akhirnya sebagai fase pembebasan dari api neraka. Sebagaimana diriwayatkan oleh sahabat Salman Al-Farisi, “Adalah bulan Ramadhan, awalnya rahmat, pertengahannya maghfirah, dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

Layaknya kita menjadi seperti seorang anak kecil yang dijanjikan hadiah oleh ibunya bila bisa mendapatkan nilai ulangan 10. Sehingga ia bersemangat dalam belajarnya dan bisa mendapatkan nilai terbaik. Ketika mendapat hadiah, alangkah senangnya anak itu.

Pun di bulan Ramadhan ini, begitu banyak pahala yang Allah janjikan bila kita memperbanyak ibadah. Apakah kita masih tidak tertarik (termotivasi) dengan janji Allah itu?

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan ruhendi sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Saeful Arif | Dagang
Saya senang membaca di KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1130 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels