Umar bin Abdul Aziz : "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika engkau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
'Mabuk' Ketupat
23 September 2009 pukul 15:00 WIB
Ramadhanku
18 September 2009 pukul 19:45 WIB
Diberi Emas, Minta Berlian
15 September 2009 pukul 15:00 WIB
Berkorban itu Indah
1 September 2009 pukul 15:00 WIB
Tapi Tidak dengan Hatiku
13 Agustus 2009 pukul 17:27 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Kamis, 1 Oktober 2009 pukul 15:00 WIB

Rejeki Itu Sudah Ada yang Menjamin

Penulis : Mujahid Alamaya

Sebagai seorang karyawan sekaligus anak kost dengan gaji pas-pasan, tentu saya selalu menghemat setiap pengeluaran. Untuk kebutuhan pokok harian pun, irit adalah suatu keharusan. Salah satunya adalah biaya untuk makan. Semua pendapatan yang masuk dikalkulasi dan dianggarkan sedemikian rupa, supaya tidak besar pasak daripada tiang.

Suatu hari, adik saya mengirimkan SMS dan minta untuk dibelikan pulsa. Setelah saya hitung, anggaran saya tidak cukup. Kalau saya beli pulsa untuk adik, maka mau tidak mau, harus mengambil jatah makan saya. Setelah saya pertimbangkan, dua hari kemudian, ketika hendak berangkat kerja, saya membelikannya pulsa dengan nominal Rp. 10.000,-.

Di luar dugaan, siang harinya, saya ditawari makan oleh seorang teman kerja. "Terserah mau pesan apa," katanya. Dia pun memilihkan saya sate kambing. Bagi saya, sate kambing adalah makanan yang lumayan mahal. Lalu, malam harinya, ketika masih di kantor, saya dibelikan makan oleh salah seorang kepala bagian. Nasi goreng adalah pilihannya.

Alhamdulillaah, tak henti-hentinya saya bersyukur. Yang saya dapatkan hari itu, lebih dari dua kali lipat dari apa yang saya keluarkan untuk membeli pulsa buat adik saya. Saya pun makin yakin, rejeki itu sudah ada yang menjamin. Memberi di saat sulit, adalah salah satu jalan dalam mensyukuri setiap nikmatNya, karena Allah SWT tahu kebutuhan setiap hambaNya.

"Apakah Allah Yang Menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Mahahalus lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Mulk : 14).

http://dekaes.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Darwin | Wiraswasta
Subhanallah... KotaSantri.com bisa dijadikan salah satu referensi guna menambah wawasan.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1149 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels