|
Ibn Qudamah : "Ketahuilah, waktu hidupmu sangat terbatas. Nafasmu sudah terhitung. Setiap desahnya akan mengurani bagian dari dirimu. Sungguh, setiap bagian usia adalah mutiara yang mahal, tak ada bandingannya."
|
|
|
http://dekaes.com |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
|
mujahid.alamaya |
|
mujahid.alamaya |
|
http://facebook.com/alamaya |
|
ponggawa.ksc@gmail.com |





Jum'at, 18 September 2009 pukul 19:45 WIB
Penulis : Mujahid Alamaya
Ramadhan segera berakhir
Tamu Agung itu kan pergi
Meninggalkan mereka yang beriman
Menyongsong datangnya Hari Kemenangan
Tapi...
Bagaimana dengan Ramadhanku?
Apakah aku telah larut dalam memuliakannya?
Apakah aku telah mengisinya dengan amaliah yang dituntunkan Rasulullah SAW?
Apakah aku telah meraih keutamaan malam seribu bulan?
Ah...
Ternyata,
Aktifitasku masih biasa-biasa saja, kalah dengan aktifitas duniawi
Amaliahku masih biasa-biasa, kalah dengan internet yang selalu menjadi perhatian
I'tikafku masih biasa-biasa saja, kalah dengan lelapnya tidur
Astaghfirullaah
Ampuni aku, ya Rabb
Ramadhanku masih belum sempurna
Kalah oleh nafsu duniawi
Rabb...
Apakah aku layak meraih kemenangan?
Apakah aku diperkenankan untuk bertemu dengan Ramadhan berikutnya?
Apakah aku termasuk orang yang bertakwa hasil didikan RamadhanMu?
Astaghfirullaah
Sesuai kehendakMu
Ramadhan tetap kan pergi
Dan akan menyapa kembali hambaMu yang beriman di tahun berikutnya
Semoga aku termasuk hambaMu yang diperkenankan untuk bertemu RamadhanMu kembali
Aamiin
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.