|
HR. Ad-Dailami : "Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi aib orang lain."
|





Selasa, 25 Agustus 2009 pukul 15:15 WIB
Penulis : Fiyan Arjun
Bocah laki-laki yang mendapatkan jawaban itu langsung mengerti, dan langsung meninggalkan tempat itu. Dengan tergesa-gesa, bocah laki-laki yang sehari-hari dipanggil Faisal itu melenggang, meninggalkan lelaki itu. Lalu bocah laki-laki itu langsung menuju kamar kawan satu asramanya, untuk meminjam sepatu hitam.
Alhasil, ia pun berhasil mendapatkan sepatu hitam untuk upacara bendera esok paginya. Tepat di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-64 yang jatuh pada hari Senin, 17 Agustus 2009.
***
Dua hari berada di sebuah tempat yang hampir mirip dengan pondok pesantren itu membuat aku tertegun, dan banyak mendapat pelajaran hidup yang belum aku sadari. Ketika ekor mata minusku melihat ada bocah laki-laki yang tidak seberuntung dengan aku, betapa hati ini terketuk. Sungguh suatu pelajaran yang amat berharga. Aku perlu lebih banyak bersyukur ketika melihat keadaan saat itu.
Aku sudah dua hari berada di tempat itu dalam rangka berbagi ilmu yang aku miliki. Mereka, rata-rata masih berusia sangat belia sekali, antara sepuluh tahun sampai enam belas tahun dan masih berstatus pelajar Ibtidaiyah (SD) dan Tsanawiyah (MTs). Mereka tidaklah seberuntung orang-orang yang berada di garis kehidupan atas, yang tinggal di rumah mewah, sekolah di tempat elit, diantar jemput mobil, begitu pun dengan permainan yang serba digital. Sedangkan mereka? Ah, aku sulit mengungkapkannya dengan kata-kata.
Ketika melihat dan merasakan segala aktivitas serta peristiwa-peristiwa para penghuni tempat itu, membuat aku berpikir, hingga sebuah kutipan hadits tiba-tiba membayangi benakku agar aku lebih banyak bersyukur dan tahu diri.
“Lihatlah orang di bawahmu, dan jangan lihat orang di atasmu, agar engkau tidak meremehkan karunia Allah.” (HR. Bukhari - Muslim).
Ulujami - Jakarta, 18 Agustus 2009
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Fiyan Arjun sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.