Tazakka : "Perjuangan itu artinya berkorban, berkorban itu artinya terkorban. Janganlah gentar untuk berjuang, demi agama dan bangsa. Inilah jalan kita."
“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih ? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya”. (QS 61 Ash Shaff : 10-11)
Dalam gramatika bahasa Arab, kalimat أ dan هل disebut kalimat istifham atau kalimat tanya. Jika dicantumkan dalam satu ayat Al Quran maka ayat tersebut akan berbentuk pertanyaan. Karena pertanyaan ini berbentuk wahyu Allah SWT kita tidak boleh sembarang menjawab, sebab bisa jadi jawaban kita tidak sesuai dengan yang dikehendaki oleh Allah SWT.
Agar kita tidak salah memaknai ayat Al Quran maka kita harus membaca ayat setelah ayat istifham tersebut. Jika pertanyaan itu jawabannya ada pada ayat berikutnya, maka istifham itu disebut sebagai istifham taqriri, yaitu pertanyaan yang jawabannya sudah ditetapkan oleh Allah SWT.
Pada ayat di atas tergambar dengan jelas firman Allah SWT berbentuk pertanyaan (ayat 10) dan jawabannya ada pada ayat berikutnya. Artinya, jika kita ingin selamat dari azab yang pedih, maka kita harus :
1. Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya;
2. Berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa