|
Tazakka : "Perjuangan itu artinya berkorban, berkorban itu artinya terkorban. Janganlah gentar untuk berjuang, demi agama dan bangsa. Inilah jalan kita."
|
|
latape2003@gmail.com |
|
latape2003 |
|
|
la_tape2003 |
|
latape2003 |
|
latape2003@gmail.com |
|
http://twitter.com/latape2003 |





Oleh Abdul Latief Sukyan
Dunia masih gelap, karena matahari yang ditunggunya belum menampakkan keindahan paginya. Sementara anak-anak sudah bersiap pergi ke sekolah sambil menunggu bus jemputannya di pinggir jalan yang dipenuhi lalu lalang mobil-mobil yang berkejaran, angin yang bertiup membawa pasir padang sahara datang mendampingi bus yang berhenti di halte depan rumahnya, cepat-cepat, busmu sudah datang ; ungkap ayahnya yang ikut mengantarkan anaknya ke tepi jalan raya, setelah bus berlalu, ia masih termenung membayangkan sebuah kisah yang dibacanya berkali-kali kemarin malam.
Kisah ini membuatnya berkhayal, agar menjadi kenyataan, berikut kisah tersebut ;
Dikisahkan ada seorang millionaire berkebangsaan Amerika sedang melancong di sebuah negara Latin, di pagi hari dalam perjalanan menuju tepian laut ia mendapati seorang yang sedang memancing, orang itu berpakaian biasa bahkan tampak lusuh, ia ditemani isterinya yang jelita, maka semakin tampak jelita pemandangan pantai tersebut, Maria begitu suaminya memanggilnya, lalu sang millionaire bertanya lembut ; bapak sedang melakukan apa ? dengan senyum dan penuh santun ia menjawab ; aku sedang memancing ikan ! Tampaknya bila dibandingkan dengan kebiasaan kita, maka bila kita yang mendapatkan pertanyaan demikian tentu jawabannya ; Anda tidak melihat aku sedang memegang pancing dan berdiri di tepi pantai, apakah ini berarti aku sedang memanggang kambing ?
Sang millionaire sambil menyalakan rokoknya sempat menasehati orang itu ; begini selayaknya Anda membeli peralatan pancing modern, agar Anda dapat mendapatkan penghasilan yang besar dan menguntungkan, setelah itu Anda dapat membeli beberapa kapal kecil dan Anda dapat menyewakannya kepada para nelayan lainnya, kemudian Anda memperluas usaha Anda dengan membangun pabrik pemotongan dan pengalengan ikan, setelah usaha Anda semakin luas maka dalam 40 tahun Anda akan menjadi orang terkaya di kampong ini. Orang yang duduk sambil memancing itu menoleh ke arah isterinya yang sedang menghayati hamparan laut dan lambaian pelepah pohon kelapa, tapi agar tidak penasaran orang tadi melengkapi pertanyaannya ; kemudian apa lagi ? sang millioneir melanjutkan ; kemudian Anda dapat menikmati kesenangan dan hobby Anda seperti memancing dll. Orang itu menjawab ; ini adalah pelajaran yang sejak lama aku dapati di bangku sekolah manajemen, dan inilah yang telah Aku lakukan dan sedang aku nikmati sekarang, pergilah kau dan beranjak dari hadapanku.
Setahun yang lalu, aku pernah mengikuti sebuah seminar ; Cara Gila Menjadi Kaya, ternyata kita terbiasa gila dengan tanpa apa-apa, tanpa kerja, tanpa pemikiran dan tanpa doa.
Selepas jam dua belas siang, saat anak-anakku pulang sekolah, aku memeriksa dan membuka tas mereka dengan harapan ada pelajaran berharga yang dibawa dari sekolah mereka, mentari siang terasa sejuk saat adzan berkumandang dari masjid seberang jalan rumahku. Semoga kisah tersebut menampar kebiasaan buruk kita yang senang berpangku tangan tanpa usaha dan bahkan doa. Selamat menunaikan shalat dhuhur jamaah !
| Bagikan | Tweet |
|
--- 0 Komentar ---