Imam Nawawi : "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu."
Alamat Akun
http://arry_rahmawan.kotasantri.com
Bergabung
4 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bogor - Jawa Barat
Pekerjaan
Creative Writer and Blogger
Arry Rahmawan lahir di Tangerang, 5 Desember 1990. Mahasiswa pascasarjana Universitas Indonesia. Saat ini kesibukannya sebagai penulis di http://arryrahmawan.net, berbagai jurnal, majalah, buletin, dan telah menerbitkan 5 buah buku. Pendiri dan direktur dari CerdasMulia Leadrrship and Training Center (cerdasmulia.com) ini juga aktif sebagai pembicara seminar nasional di berbagai daerah di …
http://arryrahmawan.net
contact@arryrahmawan.net
arry.rahmawan@gmail.com
arry_tiui09
arry.rahmawan@windowslive.com
arry.rahmawan@gmail.com
http://twitter.com/arryrahmawan
Tulisan Arry Lainnya
Komentar dan Tindakan Nyata
13 September 2012 pukul 10:00 WIB
Baik, Buruk, atau Netral?
7 September 2012 pukul 08:00 WIB
Berprestasi dengan Rendah Hati
1 September 2012 pukul 08:30 WIB
Melalui Tulisan Kita Inspirasi Dunia
24 Agustus 2012 pukul 17:00 WIB
8 Resep Menjadi Penulis Produktif
27 Juli 2012 pukul 16:00 WIB
Bilik
Bilik » Pena

Jum'at, 21 September 2012 pukul 16:00 WIB

Alasan Mengapa Kita Harus Menulis

Penulis : Arry Rahmawan

Menjadi penulis produktif haruslah memiliki alasan dan motivasi yang kuat mengapa harus menulis. Ini benar sekali. Seperti yang sering beberapa kali ditanyakan oleh peserta seminar yang saya bawakan dan beberapa adik kelas, bagaimana cara untuk menjadi seorang penulis yang produktif? Apa alasan kuat yang saya miliki sehingga bisa menulis hampir setiap hari?

Selain masalah tidak punya alasan yang kuat, orang malas untuk menulis karena sudah keburu takut bahwa menulis itu membosankan, takut stuck, menghabiskan waktu, susah mencari ide dan inspirasi, serta masih banyak hal lainnya. Topik ini akan kita bahas lain kali, dan untuk tulisan kali ini akan dibahas kenapa kita sebenarnya harus menulis.

1. Meninggalkan Karya Nyata yang Bermanfaat untuk Banyak Orang

Inilah satu alasan mengapa saya selalu menggebu-gebu sekali untuk menulis. Sederhana, agar saya bisa meninggalkan jejak hidup di dunia ini dengan menebarkan manfaat untuk orang banyak. Mungkin ada sahabat yang menganggap tulisan-tulisan di blog ini adalah tulisan sederhana, tapi percaya atau tidak, sudah banyak pembaca blog ini yang berterima kasih karena mendapatkan pencerahan untuk hidup lebih baik.

Selain meninggalkan karya, menulis juga membuat usia kita menjadi lebih panjang dari umur kita. Bayangkan, saya sudah tidak kenal dengan kakek buyut saya. Siapa kakek buyut saya, saya tidak tahu. Ada sebuah kisah menarik sewaktu saya memberikan pelatihan, ada seorang siswa yang ingin menjadi seperti kakek buyutnya, seorang intelektual masa perjuangan yang karya-karya tulisnya berpengaruh di zaman itu untuk mempersatukan pemuda. Saya lupa namanya siapa, tetapi dia bisa mengenal kakek buyutnya dari apa yang ditulis kakek buyutnya, bahkan mengidolakannya. Orangnya memang sudah tidak ada, tetapi kebermanfaatannya bagi dunia dan anak cucunya masih terasa.

2. Sarana Aktualisasi Diri yang Efektif

Walaupun tidak berlaku untuk semua orang, menulis bisa menjadi sebuah sarana aktualisasi diri dan meraih kepuasan tersendiri. Misalkan kita memiliki uneg-uneg yang tidak tersalurkan, ingin mengeluarkan gagasan, menciptakan penemuan kreatif, bisa diakomodasi dengan menulis.

Selain nama yang mungkin akan lebih populer dan dikenal banyak orang (seperti saya yang tanpa sengaja masuk dalam suggestion google karena banyak orang yang mencari nama saya di Google), menulis juga bisa menjadi sarana ibadah dan memenuhi kebutuhan spiritual. Hidup pun akan lebih senang, lebih baik, dan wajah akan terlihat awet muda. Ini sudah dibuktikan oleh teman-teman saya yang mereka memiliki passion dalam menulis dan terus konsisten menulis. Mereka menjadi orang-orang yang sangat produktif.

3. Menambah Arus Kas Pendapatan!

Ini nih yang asyik. Dengan menulis, kita bisa menambah arus kas pendapatan kita. Seperti misalkan dengan membuat buku, baik yang diterbitkan oleh penerbit maupun secara self publishing, setiap buku yang terjual akan ada royalti yang masuk ke kantong.

Begitu pula dengan tulisan-tulisan yang dimuat di media massa, walaupun tidak banyak tapi lumayan bisa menjadi tambahan pendapatan. Tapi ingat, pendapatan khususnya berupa uang hanya merupakan dampak. Jika dijadikan motivasi utama, tentu kita akan mudah bosan dengan menulis karena kita ingin segera mendapatkan uang secepat mungkin. Materi itu adalah dampak, dan akan mengikuti bagi orang-orang yang memang layak untuk mendapatkannya.

4. Menambah Relasi dan Networking

Ini adalah sebuah hal yang tidak saya duga sebelumnya. Saya menulis itu sebelumnya hanya karena ini merupakan salah satu passion saya. Saya senang sekali jika bisa menulis dan diberikan kesempatan berekspresi melalui tulisan. Yang tidak saya duga, saya dikontak oleh beberapa media massa nasional seperti Republika, Media Indonesia, Detik, dan WartaKota untuk kemudian diwawancara terkait tulisan-tulisan saya. Dampaknya kemudian saya sering diundang dalam acara-acara penting di komunitas berawal dari tulisan-tulisan saya. Sungguh manfaat menulis itu ternyata sangat luar biasa! Terlebih lagi ternyata aktivitas menulis saya dihargai oleh PPSDMS melalui Pena Emas Award 2012-nya yang semakin membuat saya terpacu untuk terus melahirkan karya-karya tulis.

5. Sebagai Terapi dan Mengasah Kreativitas

Menulis bisa digunakan sebagai sarana terapi untuk penyembuhan. Seperti yang dibilang sebelumnya, menulis dapat membuat kita mengurangi beban-beban pikiran dan mengekspresikan diri dengan bebas. Tidak hanya di situ, bagi sahabat dan teman-teman saya yang sangat rajin menulis saya merasakan adanya pemikiran yang kreatif, out of the box, dan lebih kritis dari teman-teman yang lain. Setelah ditanya, ternyata memang benar bahwa mereka bisa menjadi seperti itu karena rajin menelurkan karya-karya tulis secara konsisten. Menulis jika dapat membantu kita untuk mendorong lahirnya penemuan-penemuan baru. Sekali-sekali jangan jadi follower teori terus dong, siapa tahu nanti lahir teori-teori baru karena kita suka menulis.

6. Manfaat Pendidikan, Pencerahan, dan Dakwah

Syuhada berjuang dengan tetesan darah, para ulama berjuang dengan goresan pena, di mana bagi keduanya terdapat kemuliaan yang tiada duanya. Ya, keduanya sama-sama merupakan pengemban misi untuk membuat dunia ini menjadi lebih cerah dengan cahaya Islam.

Kita bisa menyebutkan tidak sedikit karya tulis yang mampu menggerakkan orang untuk bisa menindas dan menyakiti bangsa lain. Di sisi yang berlawanan, kita juga bisa menyebutkan berbagai macam tulisan yang mendorong orang lain untuk saling mengasihi, menyayangi, dan menginspirasi dalam karya dan prestasi. Bayangkan, berawal dari tulisan!

Dari sebuah tulisan sederhana, terciptalah perubahan di dunia. Kita ingin menjadi pemain dalam menciptakan perubahan, atau hanya ingin lewat di dunia begitu saja tanpa meninggalkan apapun?

Demikian 6 hal kenapa kita harus menulis. Menulis ternyata merupakan aktivitas yang sangat bermanfaat dan mengasyikkan! Bagaimana dengan mereka yang passion-nya bukan menulis? Apapun passion-nya, orang pasti bisa menulis, apalagi menulis tentang passion-nya itu!

http://arryrahmawan.net

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Arry Rahmawan sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Eni Sumartini | Dosen Keperawatan
Alhamdulillah, tulisannya baik, semoga jadi amal shaleh yang tidak terputus. Amin.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1795 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels