HR. At-Tirmidzi : "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari hati yang tidak pernah tunduk, dari do'a yang tidak didengar, dari jiwa (nafsu) yang tidak pernah merasa puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat."
Santri
Aziz Mu'min
Pegawai Swasta
Tasikmalaya
M.Iqbal.H
Wiraswasta
cimahi
senja
pemburu hantu..haha..
surabaya
Forum
Suara
Farhan : Jadilah untuk tenang..... Hanya diri ini dan tuhan yg akan selalu mengerti
Farhan : Apapun perkataanku, hanya untuk diriku.. yg lain hanya akan mendengar, walaupun itu kebaikan..
Farhan : Diriku kuat,, tapi tidak dari dalam.. :'(
Tulisan
Santripedia
Tata Cara Berdo'a

1. Menghadap Kiblat. Hal ini berdasarkan sebuah hadits, "Rasulullah datang ke tempat wuquf di Arafah dan ia menghadap kiblat lalu terus menerus berdo'a sehingga tenggelam matahari."

2. Membaca Hamdalah atau pujian, Istighfar, dan membaca Shalawat. Salah seorang Sahabat Nabi berkata, Ketika Nabi Muhammad SAW duduk di mesjid, tiba-tiba datang seorang laki-laki masuk, lalu ia shalat. Setelah selesai ia membaca do'a, 'Allahummaghfirlii warhamnii'. Maka waktu itu Rasulullah pun berkata, "Wahai kawan, engkau terburu-buru. Jika kau shalat, duduklah dahulu kemudian bacalah puji-pujian kepada Allah. Karena dia yang memiliki pujian itu, lalu kau baca shalawat kepadaku kemudian baru berdo'a." Kemudian datang seorang yang lain setelah shalat ia memuji Allah dan membaca shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Dan setelah itu Nabi bersabda, "Berdo'alah akan dipenuhi."

3. Dengan suara lembut dan rasa takut. Sebagaimana Firman Allah SWT yang berbunyi, "Berserulah (berdo'a) kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah engkau berbuat kerusakan di bumi sesudah (Allah SWT) memperbaikinya, dan berdo'alah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak diterima) dan harap (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-A'raf : 55-56).

4. Yakin akan dipenuhi. Di dalam berdo'a, kita harus yakin dan berprasangka baik kepada Allah, seperti hadits berikut ini, "Sesungguhnya Alla 'Azza wa Jalla berfirman : Aku akan mengikuti prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku selalu menyertainya apa bila ia berdoa kepada-Ku."

Sumber
islamiccenter.vihosting.com
Bagikan
Kontributor
Mujahid Alamaya
23 September 2010 pukul 10:45 WIB

Dipersilahkan untuk menyebarkan artikel ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

al falamiy | pengajar
syukran for KSC, banyak ilmu yang dapat diambil dari KSC. teman KSC dari boyolali ada gak ya?
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2502 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels