QS. Al-'Ankabuut : 64 : "Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui."
Santri
Achmad Putra
Swasta
Kota Jambi
widhi setiawan
STAFF
BATAM
Chamid Syabani
Mahasiswa
Tangerang Selatan
Forum
Suara
Farhan : Jadilah untuk tenang..... Hanya diri ini dan tuhan yg akan selalu mengerti
Farhan : Apapun perkataanku, hanya untuk diriku.. yg lain hanya akan mendengar, walaupun itu kebaikan..
Farhan : Diriku kuat,, tapi tidak dari dalam.. :'(
Tulisan
Santripedia
Do'a-do'a Rasulullah

Do'a adalah ibadah yang sangat agung, yang tidak boleh dipalingkan kepada selain Allah. Hakikat do'a adalah menunjukkan ketergantungan kita kepada Allah dan berlepas diri dari daya dan upaya makhluk. Do'a merupakan tanda Ubudiyah (penghambaan diri secara totalitas kepada Allah). Do'a juga merupakan lambang kelemahan manusia. Di dalam ibadah do'a terkandung pujian terhadap Allah. Disamping itu terkandung juga sifat penyantun dan pemurah bagi Allah. Oleh sebab itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Doa itu adalah ibadah." (HR. Tirmidzi).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah seorang yang banyak berdo'a, memohon dan menunjukkan ketergantungan kepada Allah. Beliau sangat menyukai kalimat-kalimat yang ringkas namun sarat makna dan juga menyukai ucapan-ucapan do'a.

Di antara do'a Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah: "Ya Allah, tolonglah daku dalam menjalankan agama yang merupakan pelindung segala urusanku. Elokkanlah urusan duniaku yang merupakan tempat aku mencari kehidupan. Elokkanlah urusan akhiratku yang merupakan tempat aku kembali. Jadikanlah kehidupanku ini sebagai tambahan segala kebaikan bagiku dan jadikanlah kematianku sebagai ketenangan bagiku dari segala kejahatan." (HR. Muslim).

Di antara do'a beliau adalah: "Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata. Ya Rabb Pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku, kejahatan setan dan bala tentaranya, atau aku melakukan kejahatan terhadap diriku atau yang aku tujukan kepada seorang muslim lain." (HR. Abu Daud).

Demikian pula do'a berikut ini: "Ya Allah, cukupilah aku dengan rizki-Mu yang halal (supaya aku terhindar) dari yang haram, perkayalah aku dengan karunia-Mu (supaya aku tidak meminta) kepada selain-Mu." (HR. At-Tirmidzi).

Di antara permohonan beliau kepada Allah: "Ya Allah, ampunilah dosaku, curahkanlah rahmat-Mu kepadaku dan temukanlah aku dengan teman yang tinggi derajatnya." (Muttafaq 'alaih).

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa berdo'a memohon kepada Rabb Ta'ala baik pada waktu lapang maupun pada saat sempit. Pada peperangan Badar, beliau berdo'a kepada Allah hingga jatuh selendang beliau dari kedua pundaknya, memohon kepada Allah agar menurunkan pertolongan bagi kaum muslimin dan menjatuhkan kekalahan atas kaum musyrikin. Beliau sering berdo'a untuk dirinya sendiri, untuk keluarga dan ahli bait beliau, untuk sahabat-sahabat beliau bahkan untuk segenap kaum muslimin.

Sumber
alsofwah.or.id
Bagikan
Kontributor
Mujahid Alamaya
12 Oktober 2010 pukul 10:50 WIB

Dipersilahkan untuk menyebarkan artikel ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Eno Karta Susana | Guru
Subhanallah... KSC bisa dijadikan sebagai sarana kreativitas, nambah ilmu, dan mempererat tali silaturrahim. Tapi tetap kita harus berusaha menjaga niat. Semoga bermanfaat. Aamiin...
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2362 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels