|
Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
|
1. Nabi SAW tidak melepaskan tangannya saat berjabat sebelum mitranya melepasnya.
2. Nabi SAW tidak pernah mengulurkan kaki di hadapan sahabat-sahabatnya.
3. Nabi SAW menoleh dengan seluruh badannya, menunjuk dengan seluruh jarinya.
4. Nabi SAW berbicara perlahan dengan dialek mitra bicaranya.
5. Nabi SAW kalau berbicara sesekali menggigit bibir tanda berpikir, menepuk telapak kiri dengan jari telunjuk.
6. Cetusan yang paling buruk dalam percakapan Nabi SAW, "Apa yang terjadi pada orang itu? Semoga dahinya berlumur lumpur."
7. Harta Nabi SAW yang paling mewah adalah sepasang alas kaki berwarna kuning, hadiah dari Negus, penguasa Abissinia.
8. Nabi SAW tinggal di pondok kecil beratap jerami yang kamar-kamarnya dipisahkan oleh batang-batang pohon yang direkat dengan lumpur bercampur kapur.
9. Nabi SAW sendiri yang menyalakan api, mengepel lantai, memerah susu, dan menjahit alas kakinya yang putus.
10. Santapan Nabi SAW yang paling mewah, meski jarang dinikmatinya, adalah madu, susu, dan lengan kambing.
11. Nabi SAW gagah berani, memiliki senyum yang sangat memikat dan malu mempermalukan orang.
12. Nabi SAW menghimpun dalam dirinya 4 tipe manusia secara sempurna, pekerja, pemikir, pengabdi Allah, dan seniman.
13. Nabi SAW selalu memilih yang termudah, selama halal, bila berhadapan dengan pilihan.
| Bagikan | Tweet |
Dipersilahkan untuk menyebarkan artikel ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan KotaSantri.com sebagai sumbernya.