Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
Alamat Akun
http://alamaya.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
PNS (Pegawai Non Struktural)
Berkacamata, itulah aku. Orang lebih mengenalku dengan nama asliku, Dudung Kurnia Sundana, sebuah nama khas Sunda pemberian dari kakek dan bapak. Sedangkan Mujahid Alamaya adalah cybername-ku sebagai Ponggawa KotaSantri.com (KSC). Pria berperawakan kutilang alias kurus, tinggi, langsing (Itu sih kata orang) mempunyai hal yang unik, temenku bilang aku ini "Baby …
http://dekaes.com
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya@kotasantri.net
mujahid.alamaya
mujahid.alamaya
http://facebook.com/alamaya
ponggawa.ksc@gmail.com
Tulisan Mujahid Lainnya
Ambil yang Baik, Buang yang Buruk
22 Oktober 2013 pukul 20:00 WIB
Firasat
16 Oktober 2013 pukul 20:00 WIB
Membangun Ekonomi Komunitas
10 Oktober 2013 pukul 19:19 WIB
Ridha Orangtua
4 Oktober 2013 pukul 19:19 WIB
Menahan Amarah
28 September 2013 pukul 19:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Senin, 28 Oktober 2013 pukul 21:00 WIB

Kembali kepada-Nya

Penulis : Mujahid Alamaya

Lebih dari dua tahun yang lalu, saya dikagetkan dengan kabar meninggalnya adik saya karena kecelakaan. Tidak ada pertanda apapun akan kepergiannya. Dan beberapa hari yang lalu, sayapun dikagetkan dengan meninggalnya ayah saya, padahal satu jam sebelumnya masih baik-baik saja, tidak ada pertanda apapun.

Kematian memang bisa datang setiap saat, kapanpun dan di manapun, tanpa kita duga sebelumnya. Demikianlah jiwa manusia, sepenuhnya dalam genggaman Allah SWT yang Mahakuasa. Tiada seorangpun yang dapat menolak ataupun menunda segala kehendak-Nya.

Mengingat kematian, baik kematian orang-orang terdekat seperti adik dan ayah saya ataupun orang lain, seakan membuat saya menghela nafas panjang dan bertanya pada diri sendri, "Siapkah saya jika waktunya telah tiba?" Pertanyaan tersebut terus menerus muncul di benak saya. Apalagi jika mengingat masih banyaknya kewajiban saya yang belum tertunaikan dan khawatir menjadi pemberat ketika saya dihisab.

Siap tidak siap, kita akan tetap kembali pada-Nya. Maka kita semua, khususnya diri saya pribadi, harus memersiapkan bekal untuk menghadap-Nya. Dan yang pasti, tunaikan segala kewajiban yang menjadi tanggung jawab kita, agar kelak tidak memberatkan kita di hari perhitungan.

Wallahu a'lam.

http://dekaes.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Saeful Arif | Dagang
Saya senang membaca di KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1352 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels