|
Ibn Qudamah : "Ketahuilah, waktu hidupmu sangat terbatas. Nafasmu sudah terhitung. Setiap desahnya akan mengurani bagian dari dirimu. Sungguh, setiap bagian usia adalah mutiara yang mahal, tak ada bandingannya."
|
|
|
http://dekaes.com |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
mujahid.alamaya@kotasantri.net |
|
|
mujahid.alamaya |
|
mujahid.alamaya |
|
http://facebook.com/alamaya |
|
ponggawa.ksc@gmail.com |





Jum'at, 31 Mei 2013 pukul 21:30 WIB
Penulis : Mujahid Alamaya
Dulu, ketika saya masih duduk di bangku SD, bapak mengajak saya dan juga adik jalan-jalan ke bandara Husein Sastranegara Bandung. Saya memang gemar mencoba berbagai sarana transportasi, dan pernah menyampaikan keinginan saya untuk sekedar melihat pesawat terbang. Saat itu, di antara kami belum ada yang pernah menggunakan pesawat terbang. Bapakpun mengabulkan keinginan saya tersebut.
Waktu terus berjalan, dan bapak berkesempatan untuk menggunakan pesawat terbang. Saat itu bapak beberapa kali mendapat tugas ke mancanegara. Dan saya, baru berkesempatan menggunakan pesawat terbang untuk pertama kalinya pada 2010. Kebetulan saat itu seorang sahabat memberitahukan ada tiket promo murah meriah, dan sayapun membelinya. Pertama kali naik pesawat, membuat saya deg-degan sekaligus ketagihan.
Selanjutnya, dalam setiap perjalanan, saya jadi sering bepergian dengan menggunakan pesawat terbang. Alhamdulillaah, impian saya untuk menggunakan pesawat terbang dapat terwujud dan saya bisa menjelajahi beberapa wilayah, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Banyak hikmah yang saya dapatkan dari setiap perjalanan yang saya lakukan. Subhanallah.
Hingga pada suatu hari, ketika saya mengobrol dengan bapak dan bapak tahu kalau saya sering bepergian dengan menggunakan pesawat, bapak bercerita, bahwa pada saat pertama kali bapak menggunakan pesawat, bapak berdo'a agar kelak anak-anaknya diberikan kesempatan untuk menggunakan pesawat terbang. Sayapun sadar, ternyata kemudahan saya dalam bepergian tersebut merupakan pengabulan dari do'a bapak.
Ya. Do'a orangtua. Setiap do'a orangtua pada anaknya, selama itu baik, insya Allah akan dikabulkan oleh SWT, walaupun tidak pada saat itu. Mungkin butuh waktu yang lama kapan do'a tersebut dikabulkan oleh yang Mahakuasa. Seperti halnya do'a bapak saya pada anak-anaknya. Ia mendo'akan kami agar diberikan kesempatan untuk menggunakan pesawat terbang itu pada saat saya masih duduk di bangku SD, lebih dari 20 tahun yang lalu.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Mujahid Alamaya sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.