Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
Alamat Akun
http://hilmybram.kotasantri.com
Bergabung
14 Desember 2009 pukul 23:28 WIB
Domisili
Sleman - DI Yogyakarta
Pekerjaan
Mahasiswa
Tulisan Muhammad Lainnya
Semoga Bukan Seremonial
10 Agustus 2012 pukul 15:00 WIB
Ingat Mati
20 Juli 2012 pukul 12:00 WIB
Pentingkah Impian?
2 Juli 2012 pukul 09:45 WIB
Mental Pelayan
29 Juni 2012 pukul 12:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Selasa, 8 Januari 2013 pukul 12:00 WIB

Do'a yang Singkat

Penulis : Muhammad Hilmy

Sudah sewajarnya dalam hidup ini manusia memiliki banyak hajat dan keinginan. Ada yang ingin kaya, ingin punya rumah yang lebih besar, ingin segera menikah, dan berbagai keinginan lainnya. Siapapun yang punya keinginan, sebutkan secara detail keinginan itu kepada Allah SWT.

Sejarah mencatat melalui Al-Qur'an, do'a-do'a para nabi yang jelas keshalehannya melebihi kita. Nabi Ayyub AS menderita sakit selama 18 tahun, namun tahukah do'a apa yang ia panjatkan? Beliau berdo'a, "Aku terkena penyakit dan Engkau adalah Sang Paling Penyayang."

Nabi Zakaria AS yang hingga usia tuanya belum dikaruniai anak juga berdo'a dengan do'a yang singkat dan indah, "Wahai Tuhan, jangan biarkan aku sendirian dan Engkau adalah Pemberi warisan yang Terbaik."

Begitu pula dengan Nabi Yunus AS, ketika ditelan oleh perut ikan dan berada dalam kegelapan, beliau berdo'a dengan singkat dan indah hingga dijadikan dzikir peminta ampun. "Tiada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang yang zalim."

Do'a yang singkat seperti para Nabi di atas disertai dengan keyakinan bahwa Allah Maha Melihat dan Mahatahu terhadap keinginan dan kebutuhan diri kita. Apakah salah berdo'a dengan detail? Tentu tidak salah, dan dibenarkan. Hanya saja, do'a yang terlalu panjang bisa membuat kita lupa untuk mengulangnya dalam tiap do'a. Sementara do'a yang singkat dan disertai keyakinan yang bulat, akan lebih mudah diucap dan diulang dalam setiap sujud dan do'a. Sehingga kita akan memiliki keyakinan do'a tersebut akan dikabul.

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Muhammad Hilmy sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Nia | Guru
KotaSantri.com top dech. Artikelnya bagus-bagus banget, sangat menyentuh kalbuku sampe berurai air mata membacanya dan sarat dengan hikmah. Bukankah hikmah adalah milik para mukmin yang tercecer? So, buruan gabung.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.3785 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels