|
HR. Ahmad : "Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya."
|
|
|
http://rifarida.multiply.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |





Jum'at, 16 Desember 2011 pukul 11:15 WIB
Penulis : Rifatul Farida
Senja yang tak selalu sama. Menjadi runutan keindahan, mungkin. Yang menggaris dalam sejarah perjalanan alam raya. Sebab dari mana memaknai, dari situlah cita rasanya pandangan, pada senja.
Jika senja di hari ini, tak didapati merah jingga seperti biasanya. Bukan berarti tak bisa dipandang indah. Sebab mendung juga pergiliran yang harus dipergulirkan. Mencipta corak, menghadirkan nuansa baru.
Begitu juga potret wajah kehidupan kita bukan? Yang ditakdirkan penuh corak dan pergiliran nuansa. Dan tetap menjadi hal yang indah, sebab menjadi pribadi seorang muslim itu luar biasa, dengan sikap jelasnya menempatkan kapan saatnya bersabar, dan kapan saatnya bersyukur.
Maka harusnya, hidup itu rasanya menyenangkan. Selalu menyenangkan. Sebab semua kebaikan adalah milik kita. Bersyukur dalam keberuntungan dan kemudahan adalah kebaikan, pun bersabar dalam kemusibahan dan kesulitan adalah kebaikan.
Inilah keberkahan hidup, sebagai seorang muslim. Kebaikan, kebaikan, dan kebaikan. Yang ada hanya itu. Tak peduli nuansanya mendung atau cerah.
Wallahu a'lam bishshawab.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.