|
HR. At-Tirmidzi : "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari hati yang tidak pernah tunduk, dari do'a yang tidak didengar, dari jiwa (nafsu) yang tidak pernah merasa puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat."
|
|
|
http://rifarida.multiply.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |





Kamis, 15 Desember 2011 pukul 13:40 WIB
Penulis : Rifatul Farida
Dari seabrek keuntungan menjadi muslimah, inilah (di antaranya) poin-poinnya :
* Jadi muslimah itu gak perlu membuat identitas sendiri. Karena memang mudah dikenali dari cirinya dan tandanya. Ya, apa lagi kalau bukan berjilbab alias menutup aurat, santun, baik, dan pasti gak mungkin banget ngejahatin orang.
* Jadi muslimah itu selangkah lebih maju ke jalan surga. Setidaknya kita sudah memenuhi perintah Allah bagaimana seharusnya seorang wanita memperlakukan dan menjaga fisiknya. Tinggal langkah berikutnya meng-upgrade ruhiyah.
* Jadi muslimah itu gak perlu terjebak dalam perangkap fashion. Terbukti busana muslimah tak pernah usang apalagi ketinggalan zaman di mana saja.
* Jadi muslimah itu berarti memilih menjadi pribadi yang komitmen. Setidaknya komitmen terhadap (ajaran) agama yang dianut serta diyakininya.
* Jadi muslimah itu menenangkan. Karena kita tak lagi dibayang-bayangi dosa pamer aurat yang sudah pasti balasannya jauh dari surga (baca : masuk neraka). Jangankan melihat surga, kelak mencium baunya saja tak kan bisa.
* Jadi muslimah itu keren. Apalagi muslimah yang selalu percaya diri dan bangga dengan kemuslimahannya. Bayangkan, di suatu office yang bertabur perempuan seksi lagi centil, mata kita menyambar sesosok berjilbab lebar, anggun, santun, baik hati. Subhannallah... adem deh rasanya ngelihatnya.
* Jadi muslimah itu, menurutmu?
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.