QS. An-Nahl : 97 : "Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."
Alamat Akun
http://meyla.kotasantri.com
Bergabung
9 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Swasta
http://meylafarid.multiply.com
Tulisan Meyla Lainnya
Keputusan Ada di Tanganku
9 Desember 2010 pukul 15:15 WIB
Menciduk Air dengan Keranjang
7 Desember 2010 pukul 20:00 WIB
Memahami Orang Lain
4 Desember 2010 pukul 01:00 WIB
Tahajjud, Kebiasaan dan Penolong Hidupnya
12 November 2010 pukul 16:09 WIB
Guru Pertamaku
8 November 2010 pukul 22:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Jum'at, 7 Januari 2011 pukul 18:00 WIB

Mudahkanlah Urusan Saudaramu

Penulis : Meyla Farid

"Tidak termasuk seorang mukmin, jika ia tidak mencintai saudara (seiman)nya layaknya ia mencintai dirinya sendiri."

"Cintailah yang ada di Bumi, maka yang di 'Langit' akan mencintaimu."

Beginilah arti Islam sesungguhnya. Tidak egois, tidak selfish. Islam mengajarkan kita untuk saling menyayangi, saling menjaga hak dan kewajiban masing-masing. Bahkan Islam mengajarkan kita untuk mencintai semua makhluk yang ada di Bumi, sebagai syarat untuk dicintai oleh Allah SWT.

Semakin maju suatu zaman, semakin terkikis semua hal yang diajarkan Islam tersebut. Benarkah, kita yang berseru lantang ini mengaku sebagai muslim sejati, akan tetapi kenyataannya jarang sekali menyadari dan mengaplikasikan hal ini? Jika seorang teman berbuat baik kepada kita, maka itu hal yang wajar. Jika kita berbuat baik kepada keluarga atau teman-teman kita pun, merupakan hal yang sepatutnya. Namun, Islam menuntut lebih dari itu.

Alkisah, seorang anak kecil yang sangat membutuhkan, sedang menjajakan makanan kecil di jalanan di sebuah kota besar. Beberapa orang yang 'mampu membeli' makanan kecil seharga seribu rupiah itu menolak untuk membeli bahkan merespon tawaran si anak dengan sikap sinis. Si anak kecil yang ditakdirkan lahir dari sebuah keluarga kurang beruntung pun tak putus asa terus menjajakan dagangannya yang tak seberapa itu.

Sahabat, jika engkau berada di sana, ditawari olehnya, dan kita mempunyai seribu rupiah di tas kita, apa yang akan engkau lakukan? Tentu saja, jika tidak membutuhkan makanan tersebut tidak perlu kita membelinya untuk tujuan itu bukan? Akan tetapi ada sisi lain yang mestinya menggerakkan tangan kita untuk sekedar mengulurkan seribu rupiah yang sangat berharga bagi anak tersebut.

Sahabat, seberapa seringkah kita tersentuh dengan kenyataan tersebut?

Dalam kisah lain, seorang direktur yang sedang bekerja keras membangun perusahaannya yang sedang tumbuh. Dia menggaji para pegawai dengan harga yang paling minim yang dia mampu berikan, padahal dia mampu memberikan kesejahteraan yang lebih daripada yang diberikannya tersebut. Maka tidak heran jika Allah selalu memberikan hambatan terhadap usaha-usahanya. Karena sesuai janji-Nya, Allah akan membalas setiap kebajikan sebesar zarrah pun dengan kebajikan pula, dan sebaliknya. Dan Allah berjanji akan memudahkan urusan-urusan kita dalam menjalani kehidupan di dunia ini, jika kita pun bersikap demikian terhadap sesama.

Jadi, mari kita berlomba-lomba berbuat kebajikan, tidak peduli seberapa parah sikap egois dan materialistis di sekitar kita.

Sesuai janji Allah SWT, "Mudahkanlah urusan saudaramu, maka Allah akan memudahkan urusanmu."

Wallahu a'lam.

http://meylafarid.multiply.com

Suka
nurdin sholihin dan Adinda Poetri menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Meyla Farid sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Arry Rahmawan | Penulis dan Trainer
Subhanallah, akhirnya KotaSantri.com semakin berkembang. Artikelnya bagus dan dapat menambah wawasan kita semua. Maju terus KotaSantri.com... ^^
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1077 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels