HR. At-Tirmidzi : "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari hati yang tidak pernah tunduk, dari do'a yang tidak didengar, dari jiwa (nafsu) yang tidak pernah merasa puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat."
Alamat Akun
http://alfach.kotasantri.com
Bergabung
3 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Ciputat - DKI Jakarta
Pekerjaan
IT Consultant
Alfach adalah 'nama' lain dari Achmad Fachrie atau dikenal sebagai Fachri. Nothing special with me, just try to be my self dan mencoba meraih ridhaNya. Saya hanya seseorang yang biasa saja yang ingin belajar dan berkembang, yang ingin bergerak dan berkontribusi.
http://alfach.com
alfachrie
alfcah02
alfachrie@gmail.com
Tulisan Achmad Lainnya
CaraNya Begitu Indah
30 Maret 2010 pukul 18:51 WIB
Menaruh Harapan, Merendahkan Hati
12 Maret 2010 pukul 18:22 WIB
Ketika Ku Harus Pergi
4 Maret 2010 pukul 18:05 WIB
Seramah dan Selembut Hati
23 Februari 2010 pukul 18:16 WIB
Menenggang Perbedaan
2 Februari 2010 pukul 18:11 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Jum'at, 16 April 2010 pukul 18:11 WIB

Kontribusi Menyejarah

Penulis : Achmad Fachrie

Perjuangan tak kan pernah berhenti menyapa manusia. Manusia yang menyadari akan arti hidup. Menyapa dalam berbagai kondisi dan keadaan, akankah manusia itu membalas sapaan perjuangan? Atau hanya berdiam diri terbaring mengacuhkan tanpa bergerak.

***

Manusia adalah makhluk yang paling sempurna dibanding makhluk ciptaanNya yang lain. Memiliki kesempatan untuk berkembang menjadi dinamis tidak kaku terpaku akan satu tuju. Tapi manusia juga memiliki kecenderungan untuk berhenti menjauh dari semua yang dilihatnya, menutup diri, acuh tidak mendengarkan, mengeraskan hati akan yang ada di sekelilingnya.

Manusia memiliki karunia untuk memuji, mengangkat, membawa perubahan menjadi lebih baik akan keadaan yang ada di sekelilingnya. Tapi manusia juga memiliki keburukan untuk menyakiti, melemahkan, menyuruh berhenti, terperangkap tak pernah berubah hanya mengikuti dan mengikuti, lalu mati.

Jika hidup memang adalah karuniaNya, lalu kenapa engkau harus berhenti? Jika hidup memang karuniaNya, lalu kenapa engkau hanya sampai di sini?

***

Manusia terbagi atas dua, manusia yang membuat kisah pribadi dan manusia yang membuat sejarah. Manusia yang membuat kisah pribadi hadir dengan memiliki arah langkah yang kembali kepada dirinya sendiri, bercerita tentang dirinya sendiri, apa yang dilakukan hanya akan berputar pada dirinya kembali. Sementara manusia yang membuat sejarah memiliki langkah yang meluas dan melebar. Kehadirannya adalah untuk orang sekitarnya dalam meraih ridhaNya.

Hari-hari yang terus menggunung. Apakah hanya terakumulasi dengan menghasilkan nilai kosong? Manusia sebagai makhluk sosial, bukan hanya sekedar hadir lalu mati. Setiap manusia antara satu dengan yang lain selalu dinanti, kontribusi. Rasulullah dan sahabat-sahabatnya hingga kini kisahnya masih hidup. Mereka tidak hanya sekedar hadir. Mereka berkontribusi, mereka menyejarah.

Apa yang dimaksud dengan menjemput takdir sejarah adalah usaha-usaha yang secara sadar dilakukan, untuk mempertemukan karya diri dengan kebutuhan sekeliling, pada ruang dan waktu yang memayungi momentum tertentu, pada suatu saat dimana kita menembus ruang dan waktu, menyejarah.

***

Perjuangan bagai air yang mengaliri hidup. Memenuhi rongga-rongga untuk tidak berhenti hingga semuanya terisi. Perjuangan bagai nafas yang berhembus mengisi memberi arti hidup. Hidup yang disadari pemberian dariNya. Hidup yang berisi misi meraih ridhaNya. Hidup yang tak kan berhenti hingga langkah ini menginjakkan kaki di akhiratNya.

Referensi :
Dialog Peradaban : Mencipta Manusia Paripurna. Ary Ginanjar dan Anis Matta.

http://alfach.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Achmad Fachrie sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Agoes | TKI
Di sini tempat kumpul-kumpul, atau hanya sekedar ingin menambah ilmu tentang agama, atau hanya ingin baca-baca artikel-artikel bagus dari temen-temen di KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1006 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels