|
HR. At-Tirmidzi : "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari hati yang tidak pernah tunduk, dari do'a yang tidak didengar, dari jiwa (nafsu) yang tidak pernah merasa puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat."
|
|
|
http://rifarida.multiply.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |





Jum'at, 12 Juni 2009 pukul 17:14 WIB
Penulis : Rifatul Farida
Masih mengalun dalam debar hati tentang simfoni gundah tak berkesudahan, ketika tepat jiwaku tertohok oleh baris-baris kata yang terucap dari mulut sendiri siang itu. Berbicara tentang keikhlasan, tentang orientasi akhirat, tentang Allah SWT. Dan berpuluh pasang telinga mendengar, mengangguk.
Mencoba menakar kembali tentang diri, tingkah polah dan setiap hal yang pernah dan sedang terlalui. Kemudian mempersentase dengan tolak ukur kata "atas nama Allah SWT". Astaghfirullahal 'adzim... Aku malu.
Masih terngiang sempurna seorang sahabat bernama Abdullah bin Zubair yang kukisahkan, laki-laki luar biasa dan syahid tiada duanya. Ia memberikan apa pun yang diminta ketika disebut atas nama Allah. Bahkan seorang sahabat yang lain mengisahkan, jika ia diminta nyawanya atas nama Allah, pasti ia berikan.
Astaghfirullahal 'adzim...
Untuk setiap hal yang pernah kulakukan, benarkah berpijak atas nama Allah SWT? Sungguh... Itu hanya retorika yang selama ini terlewat dalam proses review. Padahal, sungguh, amat besar kebencian di sisi Allah SWT atas orang yang berkata-kata, tapi tidak melakukannya untuk dirinya sendiri.
Astaghfirullahal 'adzim...
Semoga masih ada kesempatan tuk perbaiki diri.
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.