Ibn. Athaillah : "Di antara tanda keberhasilan pada akhir perjuangan adalah berserah diri kepada Allah sejak permulaan "
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Bapak Tua Penjual Pisang
24 Mei 2009 pukul 17:10 WIB
Gumpalan Rasa
22 Mei 2009 pukul 18:44 WIB
Spirit Ruhiyah yang Menghebat
12 Mei 2009 pukul 17:34 WIB
Gelora Rasa Memenuhi Hatiku
11 Mei 2009 pukul 18:30 WIB
Pelangi
Pelangi » Percik

Jum'at, 29 Mei 2009 pukul 17:32 WIB

Karena... Entahlah...

Penulis : Rifatul Farida

Meluruhkan mimpi pada angin yang berhembus, agar tetap menjadi nada-nada yang terus mengalir dalam desah nafas asa memburu wujud nyata, mengalun seiring lelah yang coba runtuhkan ketegaran. Agar dapat berbagi pada tiap yang terdetik di hati, pada tiap yang terlintas di pikiran, hingga kesendirian berujung.

Adalah hal yang tak dapat dipungkiri ketika sisi rasa itu kuat menekan jiwa, agar lebih berpacu dengan bilangan waktu yang membentang panjang. Jangan lagi memburu fatamorgana yang melenakan, karena kesempatan tak kan selalu setia ada, karena hidup hanya sekali dan teramat singkat. Sementara masih teramat sedikit yang baru dilakukan atas nama pengabdian, yang merefleksikan ketaatan dalam tiap bulir mahabbah.

Namun untuk hadir kukuh dan tegak menapak pada terjalnya pijakan hidup, tak hanya diperlukan keistiqamahan dalam gerak, tapi juga orientasi pasti pada hasil akhir. Karena itulah tujuan, karena itulah hakikat, karena itulah muara setiap laku kehidupan yang pasti dimintai pertanggungjawabannya.

Itulah mengapa sebabnya iman harus menghujam di dada. Agar pada tiap mimpi yang ternyata bukan milik kita tak menghentak jiwa, yang kan berefek pada terguncangnya keridhaan atas kehendak dan takdirNya. Meski harus diakui sisi kemanusiaan kadang hadirkan kekecewaan, hingga akhirnya kita bawa pada sepertiga malam, menghanyutkannya dalam kemesraan berkhalwat. Dan berharap mimpi itu kan tetap ada meski bukan menjadi bagian dari milik kita, karena... entahlah....

"Allahu Rabbi... Jangan Engkau serahkan aku pada diriku walau hanya sekejab mata."

http://rifarida.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Maharandi | Karyawan
Syukur alhamdulillah, sejak pertama kali membaca tulisan-tulisannya, saya langsung tertarik, karena materinya beragam dan terkadang mendatangkan inspirasi baru. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan hidayahNya kepada kita semua.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1279 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels