Ust. Aam Amiruddin : "Sesungguhnya sepercik kejujuran lebih berharga dari sebongkah cinta. Apa arti sebongkah cinta kalau dibangun di atas kebohongan? Pasti rapuh bukan? Betapa indahnya apabila kejujuran dan cinta ada pada diri seseorang. Beruntunglah Anda yang memiliki kejujuran dan ketulusan cinta."
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Bapak Tua Penjual Pisang
24 Mei 2009 pukul 17:10 WIB
Gumpalan Rasa
22 Mei 2009 pukul 18:44 WIB
Spirit Ruhiyah yang Menghebat
12 Mei 2009 pukul 17:34 WIB
Gelora Rasa Memenuhi Hatiku
11 Mei 2009 pukul 18:30 WIB
Bernostalgia dengan Masa Lalu
28 April 2009 pukul 17:50 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Senin, 25 Mei 2009 pukul 17:16 WIB

Melesatkan Angan pada Sosok Lelaki Perkasa Penuh Berkah

Penulis : Rifatul Farida

Menikmati malam ini dengan sejuta makna yang terengkuh dalam satu jiwa. Menikmati malam ini dengan hemogeni rasa yang memanggut mesra hati. Dalam perpaduan hawa dingin dan semilir angin yang menghadirkan kesyahduan, memercik romantisme dalam dada.

Sunyi...

Melesatkan angan pada sosok lelaki perkasa penuh berkah, tumpuan jiwa seorang wanita shalihah penyejuk hati. Sosok lelaki muda yang sketsanya jelas terlihat sempurna dalam angan. Mengejakan a ba ta tsa pada gadis kecil yang kini telah berusia dewasa. Ya, ternyata waktu bukan saja pejalan tangguh, tapi juga penyimpan sejuta memori dalam satu bingkai; masa lalu.

Lelaki jujur dalam rengkuhan seorang wanita suci, yang hidupnya tak pernah mengenal kata jeda untuk tetap memberi tanpa harap menerima kembali. Kepribadian itsar (mengutamakan orang lain) yang menjadi karakternya, mengejawantahkan betapa agungnya si pemilik jiwa.

Guratan-guratan tipis di dahinya, kini memberi makna dalam, bahwa ia adalah sosok yang telah lama menggilir pahit getirnya kehidupan dalam bilangan waktu. Namun masih seperti ketika mengejakan a ba ta tsa, segumpal asa yang tak pernah bosan menguntai terucap untuk permata hatinya sampai kini; jadilah manusia yang berbakti pada Tuhannya.

Ayah, i miss you. Semoga keberkahan selalu merengkuhmu, Allah mencintaimu.

http://rifarida.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Darwin | Wiraswasta
Subhanallah... KotaSantri.com bisa dijadikan salah satu referensi guna menambah wawasan.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1122 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels