Ibn. Athaillah : "Di antara tanda keberhasilan pada akhir perjuangan adalah berserah diri kepada Allah sejak permulaan "
Alamat Akun
http://redaksi.kotasantri.com
Bergabung
2 Februari 2009 pukul 14:07 WIB
Domisili
Bandung - Jawa Barat
Pekerjaan
Cyber Mujahid
KotaSantri.com merupakan singkatan dari Komunitas Santri Virtual yang terdiri dari gabungan 3 elemen kata, yakni Kota, Santri, dan .com. Kota merupakan singkatan dari KOmuniTAs, yang artinya tempat, sarana, atau wadah untuk berkumpul. Santri merupakan sebutan bagi netter yang ingin berbagi dan menuntut ilmu melalui dunia maya (internet). Sedangkan .com adalah …
http://kotasantri.com
Tulisan Redaksi Lainnya
Jebril Mason : Hanya Ada Satu Tuhan, Allah SWT
20 Desember 2012 pukul 17:00 WIB
Sedekah, Menolak Gangguan Sihir
4 Desember 2012 pukul 15:15 WIB
Allah SWT Begitu Sayang Padaku
2 Desember 2012 pukul 14:00 WIB
Lynette Wehner : Jadi Muslim di Sekolah Islam
29 November 2012 pukul 16:00 WIB
Karena Madrasah Pertama itu Bernama Wanita
29 November 2012 pukul 14:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Keluarga

Sabtu, 22 Desember 2012 pukul 12:00 WIB

Menegur Pasangan secara Bijak

Penulis : Redaksi KSC

Tidak ada manusia ideal di dunia ini, selain Rasullullah SAW. Karena itu, kita harus siap menerima kekurangan dan kelebihan diri dan pasangan kita. Syukuri kelebihannya dan bersabarlah dengan kekurangannya. Ketika kita menemukan kekurangan pasangan, bantu ia memperbaikinya, bukan menghakimi. Kita mengenal rumus 2B2L (berani mengakui kelebihan dan jasa orang; bijak terhadap kekurangan dan kesalahan orang; lupakan jasa dan kebaikan diri; lihat kekurangan dan kesalahan diri).

Dalam QS. An-Nahl [16] ayat 125, Allah SWT berfirman, "Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik." Kata-kata hikmah adalah kata-kata terpilih, yang paling utama di antara yang baik. Orang yang berdakwah, menyeru dengan hikmah, adalah orang yang menyeru dengan cara terbaik di antara cara yang baik. Termasuk saat memberi kritikan.

Kritik dengan keterbukaan akan datang kalau seseorang merasa aman memberi masukan, tidak membela diri saat dikritik atau malah balik menyerang. Karena itu, untuk membangun keluarga yang mudah menerima kritik, ada tiga hal yang harus dimiliki. Pertama, miliki visi yang sama, sehingga tradisi saling menasehati dan keterbukaan akan mudah diwujudkan. Kedua, miliki ilmu mengkritik yang baik; tidak menyerang, melukai, berdasarkan data dan fakta, bukan dengan emosional semata. Dan ketiga, berlatih dan terus berlatih.

Secara umum, ada beberapa tips sederhana untuk mengritik pasangan.
(1) Perhatikan situasi dan kondisi.
(2) Jangan mengritik pasangan saat sedang marah, capek, lapar, banyak masalah, dan sebagainya.
(3) Gunakan kata-kata sopan dan halus.
(4) Berikan pujian dan penghargaan proporsional sebelum mengritik.
(5) Hindari menegur di depan umum.
(6) Jangan terlalu sering mengritik.
(7) Menegur bukan berarti melampiaskan kejengkelan. Karena itu, jangan menyerang orangnya, tapi "seranglah" kesalahannya.
(8) Redakan dahulu kemarahan kita. Kalau amarah sudah reda, baru memberikan kritikan.

Aa Gym - RoL

http://kotasantri.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Redaksi KSC sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Indra | Full Time Jobseeker
Alhamdulillah KSC bagus banget, jadi pengen nyoba KSC Mobile-nya.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2055 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels