HR. Muslim : "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada sosokmu dan hartamu, tetapi Dia akan melihat kepada hatimu dan amalanmu."
Alamat Akun
http://dayat_nst.kotasantri.com
Bergabung
8 Maret 2009 pukul 21:55 WIB
Domisili
Deli Serdang - Sumatera Utara
Pekerjaan
Guru
Aku adalah orang yang sedang belajar membaca dan menulis, bekerja sebagai Staf Pengajar di Islamic International School Darul Ilmi Murni (IIS DIM) Medan dan MTs Muallimin UNIVA Medan.
Tulisan Rahmat Lainnya
Kisah Pergeseran Dinding Ka’bah
2 April 2013 pukul 22:00 WIB
Ingatlah Kebaikannya
19 Februari 2013 pukul 14:00 WIB
Di Balik Kegagalan, Ada Kesuksesan
13 Februari 2013 pukul 16:00 WIB
Membincang Aksi Membela Kawan
2 Februari 2013 pukul 16:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Jurnal

Sabtu, 27 April 2013 pukul 23:50 WIB

Keajaiban kata “Wow”

Penulis : Rahmat Hidayat Nasution

Anda pasti ingin selalu bahagia, bukan? Anda juga pasti ingin selalu mendapatkan senyuman dari orang lain. Karena senyuman tersebut bisa membuat Anda semangat menjalani hidup. Tetapi, tahukah Anda cara terbaik agar Anda selalu mendapatkan semangat setiap hari? Jawabannya, Anda harus selalu memuji hasil karya orang lain. Memuji tersebut bisa Anda awali dengan kata “Wow”. Misalnya, Anda melihat teman Anda begitu rajin bekerja, maka Anda katakanlah, “Wow, Anda memang sosok yang rajin.” Bila menyaksikan teman Anda taat beribadah, Anda bisa mengatakan, “Wow, Anda adalah hamba yang taat pada perintah Tuhan.”

Kata “Wow” dan Hukum Kembali

Lalu, apa efek yang Anda akan terima setelah mengarakan “wow”? Anda memberi kebahagiaan terhadap orang lain, maka Anda juga akan segera merasakan kebahagian. Bagaimana bisa terjadi? Inilah yang dinamakan hukum “kembali”. Kemampuan Anda membuat orang lain bahagia dengan memberi support terhadap aktivitasnya akan kembali kepada diri Anda. Anda pun akan merasakan kebahagian, meski jenis kebahagiaan yang didapat bisa jadi tidak sama.

Apakah Anda masih ragu? Jika iya, coba ingat di masa lalu Anda, pernah tidak Anda memperlakukan orang lain dengan baik? Jika pernah, apa yang Anda terima setelah itu? Yang terjadi adalah, bisa jadi Anda merasakan hal yang sama diperlakukan baik, meski bukan dilakukan oleh orang yang telah Anda perlakukan dengan baik. Bisa jadi, Anda mendapat hal yang membahagiakan dari sisi lain. Misalnya, Anda mendapatkan hadiah dari bos Anda di kantor berliburan ke Singapore. Bisa juga dengan mendapat bantuan cuma-cuma dari orang lain tanpa Anda memintanya.

Intinya, proses hukum “kembali” tetap akan berlaku dalam kehidupan kita. Karena Tuhan telah menjanjikan balasan atas apa yang diperbuat hamba-Nya. Meski balasan tersebut tidak dalam bentuk yang sama.

Hukum Law of Attraction: Hukum Kembali

Tepat, hukum kembali adalah bagian dari hukum Law Of Attraction (hukum tarik menarik). Karena di dalam hukum kembali sendiri tersimpan makna “pantulan”. Yaitu apa yang di luar itu juga yang di dalam. Karena semua itu terjadi lantaran adanya sebab akibat. Jika melakukan hal yang sama maka hasilnya juga sama. Artinya, jika kita selalu menggembirakan orang lain, maka Anda akan selalu gembira.

Karena itu, aktiflah Anda untuk selalu memuji aktivitas orang lain. Pujian tersebut akan kembali kepada diri Anda sendiri. Selalulah menilai pekerjaan orang yang dilakukannya dengan baik diawali dengan kata “Wow”. Jika dia berhasil menyelesaikan pekerjaannya, katakanlah “Wow, Anda termasuk orang yang rajin.” Atau “Wow, selamat Anda mampu menyelesaikannya.”

Mari kita hiasi hari-hari kita dengan pujian terhadap hasil usaha orang lain, agar hukum “Kembali” berjalan positif dalam kehidupan kita. Buktikan semuanya dengan diawali kata “Wow”.

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rahmat Hidayat Nasution sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Mundzakir | Teknisi Printer
Wah, udah beberapa tahun ane gak masuk KSC, sampe lupa account lama, akhirnya buat lagi. Tapi sekarang fasilitasnya dahsyat.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1070 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels