Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
Alamat Akun
http://almaghribi.kotasantri.com
Bergabung
7 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Tuban - Jawa Timur
Pekerjaan
Mahasiswa
http://albi4ever.blogspot.com
maghreb25
Tulisan Hamdan Lainnya
Antara Al-Azhar dan Universitas Islam
2 April 2011 pukul 13:40 WIB
Bukan Bacaan Biasa
19 Februari 2011 pukul 12:00 WIB
Kesatuan Ummat
1 Januari 2011 pukul 21:00 WIB
Pentingnya Rekonstruksi Ide Islamisasi Ilmu
30 Oktober 2010 pukul 20:50 WIB
Ilmu adalah
3 Juli 2010 pukul 20:45 WIB
Pelangi
Pelangi » Jurnal

Sabtu, 4 Juni 2011 pukul 12:30 WIB

Siapa yang Salah?

Penulis : Hamdan Maghribi

Dari 57 negara anggota OKI, di antaranya ada yang mengambil sistem pemerintahan monarki (Saudi, Kuwait, Oman, Maroko, Brunei), ada juga yang oleh dunia dicap sebagai negara berezim outhoritarian (Iran, Pakistan, Sudan, Libya, Tunis, Somalia, Uzbekistan, Gambia, Gabon, Maldives), ada juga yang menjalankan praktek demokrasi terbatas (Malaysia, Senegal, Jordan, dan beberapa negara yang lain).

Tahun lalu, sebuah laporan yang berjudul "Terjelek Dari yang Terjelek", masyarakat yang paling represif di dunia, diserahkan kepada komisi HAM di PBB. Di antara masyarakat "The Worst of The Worst" tersebut adalah Saudi, Libya, Siria, Uzbekistan, Somalia, dan Sudan. Semuanya adalah anggota OKI. Selain di Iraq dan Afghan, siapakah yang menindas umat Islam? Jelas jawabnya, yang menindas adalah muslim juga.

Pakistan -negara Islam di mana saya belajar- dan Bangladesh adalah anggota OKI (25 persen dari seluruh penduduk negara-negara OKI), bila dikumpulkan jumlah penduduk yang buta huruf (pria dan wanita) sebanyak 200 juta. Dari 200 juta tersebut, 68 persennya adalah wanita. Siapa yang suruh mereka buta huruf? Amerika? Israel? Atau mungkin orientalis?

Untuk dicatat, ada 1 juta muslim yang dibunuh oleh saudaranya yang muslim sepanjang peperangan di abad 20. perang dimulai ketika Irak menginvasi Iran. Perang ini memakan waktu 8 tahun dan keduanya menanggung kerugian sebesar 1,2 trilyun US dolar. Di negara kita Indonesia (1965-1966), jumlah muslim yang meninggal (dibantai oleh saudaranya yang muslim) 800 ribu. Perang sipil di Nigeria (1967-1970) menelan korban 500 ribu (muslim membunuh muslim). Di Darfur, jumlah muslim yang dibantai muslim adalah 400 ribu. Dalam peperangan yang di sebut Libeation War di Bangladesh (1971) kurang lebih 1 juta jiwa melayang (cij.org). Masih banyak contoh lain yang saya sendiri ngeri untuk menuliskannya di sini.

Sekarang, tolong jawab, siapa yang membunuh muslim dalam jumlah massif? Bila digabung antara CIA dan Mossad, serta agen-agen barat yang lain, siapakah yang membunuh muslim yang melebihi mereka? Jawabnya jelas, MUSLIM JUGA!

OKI berkuasa di atas lebih dari 800 juta jiwa yang buta huruf. Dan rata-rata mereka di bawah kekuasaan pemerintahan monarki dan diktator. Apa benar yang bertanggung jawab atas ini semua juga orang Islam? Pertanyaan ini saya 'paksa' lontarkan, karena 'tidak percaya' melihat kenyataan yang ada.

Allahummaftah qulubana!

http://albi4ever.blogspot.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Hamdan Maghribi sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Lia Juliana | Staf Purchasing
My fav situs nih.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1233 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels