Anis Matta : "Pahlawan bukanlah orang suci dari langit yang diturunkan ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat, secepat kilat untuk kemudian kembali ke langit. Pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis."
Alamat Akun
http://nuraulia.kotasantri.com
Bergabung
1 Maret 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Bogor - Jawa Barat
Pekerjaan
Jurnalis
Tulisan Aris Lainnya
Rasa Itu
9 Februari 2011 pukul 14:00 WIB
Antara Hak Anak dan Kewajiban Ibu
29 Januari 2011 pukul 10:00 WIB
Melukai dan Dilukai
26 Januari 2011 pukul 15:00 WIB
Galau Hati
20 Januari 2011 pukul 14:30 WIB
Sang Pandir
12 Januari 2011 pukul 19:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Senin, 21 Februari 2011 pukul 12:12 WIB

Kosong

Penulis : Aris Solikhah

Pukul 00.00, canda tawa di kamar sebelah membangunkan tidur malamku. Masih separuh waktu. Aku mencoba tidur kembali. Tiba-tiba SMS masuk, mengusik telinga. Walau, Aku tak sempat membacanya lengkap. Aku bisa menerkanya siapa pengirimnya. Maaf bagi pengirimnya. Tanpa sengaja aku telah memencet delete. Yang kutahu di bagian atas tertulis, Mbakku Happy Birthday, Semoga... hilang. Aku tahu, apa maksudnya. Petikan atas SMS itu mengingatkan, hari ini aku telah bertambah usia. Hampir-hampir, aku melupakan tanggal kelahiranku sendiri. Sengaja.

Pagi hari datang, aku tak menyadari, sebuah kado biru terbungkus rapi di atas meja belajar. Sebuah handuk hijau. Aku berterima kasih sekali padamu. Engkau perhatian sekali padaku. Tapi, maaf aku belum cukup terhibur. Aku ingin hadiah istimewa sejak tadi malam dari Tuhanku. Keajaiban. Sejak, SMS-mu itu, aku menginginkan hadiah khusus.

Aku seperti dibangunkan dari mimpi panjang. Hari ini, aku tidak ingin menjalaninya. Tanggal ini, aku ingin melupakannya. Tak seperti dulu, aku membuat plan setahun ke depan. Hari ini aku tidak melakukannya. Kukira, aku sedang dilanda rasa putus asa. Banyak target tak tercapai kemarin. Lalu untuk apa kubuat plan lagi. Aku ingin menikmati hidup mengalir, apa adanya. Sederhana. Aku ingin pulang. Tapi aku tak tahu ke mana, aku kehilangan jalan. Setelah sekian lama aku menjalaninya.

Satu-satunya yang membuatku sadar dan bertahan, adalah diskusi kecil kami, Minggu sore sebelumnya. "Hidup itu mahal. Tak ada seorang pun yang mau menukar anugerah hidup dengan apa pun," ujar mbak Agustin lirih. Maka jangan disia-siakan dan dibiarkan berlalu tanpa kesan.

Suka
Abi Sabila menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Aris Solikhah sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Agoes | TKI
Di sini tempat kumpul-kumpul, atau hanya sekedar ingin menambah ilmu tentang agama, atau hanya ingin baca-baca artikel-artikel bagus dari temen-temen di KotaSantri.com.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1140 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels