HR. At-Tirmidzi : "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari hati yang tidak pernah tunduk, dari do'a yang tidak didengar, dari jiwa (nafsu) yang tidak pernah merasa puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat."
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Menjadi yang Terbaik
27 April 2010 pukul 18:15 WIB
Mengukur Diri
22 April 2010 pukul 15:15 WIB
Aku Sedang Tersenyum Padamu
15 April 2010 pukul 17:00 WIB
Dunia Masih Panggung Sandiwara
2 April 2010 pukul 18:05 WIB
Jilbab, Lebih dari Sekedar Penutup Kepala
1 April 2010 pukul 20:31 WIB
Pelangi
Pelangi » Bingkai

Senin, 3 Mei 2010 pukul 18:33 WIB

Seperti Senja Kelabu

Penulis : Rifatul Farida

Memahami pemaknaan itu lagi, dalam derap langkah kukuh yang disangka kian mendekat. Ternyata melalui penglihatan yang lebih jelas masih jalan di tempat. Dalam kesaksian hidup yang menawarkan sebuah sudut pandang ke belakang. Masih harus berlarian mengejar setiap asa, masih harus berlumuran dalam kubangan rasa yang bergulat dengan hemogeni jiwa-jiwa lain.

Seperti senja kelabu, hujan menderas dalam ritme cepat. Tak ada jingga merekah, tak ada sinar meredup pelan dan melembat di setiap mata. Semua tergerus begitu saja oleh gegumul mendung tanpa kompromi. Hitam pekat langitku kini.

Entah bagaimana kemudian memulai menelisik sisa-sisa rasa masa lalu. Pada bebaris hujan yang menajam, kubentangkan tangan, serasa menghujam keras di pori-pori. Namun jantung hatiku yang merasakan sentakannya dalam tanya pasrah, dengan cara yang mana lagi, duhai Rabbi, jika semua lesat pandang mendarat di setiap mendung?

Sudut yang mana lagi harus kutempati pada setiap ruang-ruang ikhtiar? Semakin kencang berlari, semakin sering terjatuh. Apakah harus kuputuskan tuk balik kanan saja? Sementara azzamku menggelora dalam tautan obsesi jiwa tuk tetap melaju maju.

Pada serpihan waktu kujajaki lagi, semata menunjukkan kesungguhan padaMu, bahwa aku tetap memilih bertahan dan kuat.

Duhai Rabbi, namun sungguh, pengakuanku penuh bahwa tak ada daya upaya kecuali itu adalah milikMu. Yang Mahaperkasa, sangat mudah bagiMu untuk mengkibas habis gegumul mendung itu.

***
rf_kota kembang, 27 maret 2010@17.18 wib

http://rifarida.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Cybi Newsletter | Buletin Bulanan
Situs ini berisi berbagai tulisan menarik yang bernuansa anak muda. Walau demikian, situs ini tetap dapat memberikan siraman rohani dan memperkaya wawasan Anda, ketika membaca dan menekuninya.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1421 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels