|
Umar bin Khattab : "Kebajikan yang ringan adalah menunjukkan muka berseri-seri dan mengucapkan kata-kata yang lemah lembut."
|
|
|
http://rifarida.multiply.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |





Selasa, 27 April 2010 pukul 18:15 WIB
Penulis : Rifatul Farida
Kesyukuran itu kembali hadir, setelah beberapa waktu yang lalu sempat menghilang entah di mana dan ke mana. Akan sebuah kehidupan yang masih sempurna teranugerahkan. Dalam setiap penggal kisah-kisah hati yang tak pernah terbagi dengan siapa pun.
Kesyukuran itu kembali mengalir, pada setiap jengkal lahan hati yang mengiring. Membasuh catatan-catatan kusam dari setiap lembar keluh. Dan ter-bold tema besar-besar mencolok mata, bahwa semua akan baik-baik saja. Karena keyakinan itu kembali menguat, seiring hadirnya spirit dari bulir-bulir hikmah kalamNya.
Biarlah semua yang pernah terlewati tetap menorehkan rasa abadi, meski pedih dan sesal mendominan. Biarlah tetap disitu, agar menjadi pemicu ingatan sepanjang waktu, bahwa pernah dalam satu masa, ada jiwa yang merasakan hempasan hebat. Menghantarkan ketawakalan yang tidak biasanya.
Tak ada lagi terucap jelas kata pasrah, meski hati bersandar penuh akan hal itu. Karena merajutlah semangat, yang mencipta juntaian ikhtiar penutup segala gundah.
Pada hidup yang selalu luar biasa ini, kadang masih ada yang terasa biasa-biasa saja. Kenapa demikian? Karena mungkin, ada kegagalan pemaknaan hakikat dari setiap proses yang terjalani. Sementara jelas tak pernah ada yang sia-sia diciptaNya, termasuk terciptanya berbagai kisah meski hanya sekulumit dari episode panjang kehidupan.
Dalam kesyukuran ini, semoga mampu hadirkan pemaknaan itu kembali, tentang sebaik-baik penciptaan, yang seharusnya output-nya pun menjadi yang terbaik. Bukan di hadapan manusia, tapi di hadapanNya. Sehingga tertancap mantab sebaris kalimat yang diajarkanNya, "Wakafa billahi syahidan." Ya, cukuplah Allah yang menjadi saksi tuk setiap rupa laku dan rasa di setiap proses apa pun dalam kehidupan.
***
Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. (QS. At-Tiin : 4)
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.