QS. An-Nahl : 97 : "Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Aku Sedang Tersenyum Padamu
15 April 2010 pukul 17:00 WIB
Dunia Masih Panggung Sandiwara
2 April 2010 pukul 18:05 WIB
Jilbab, Lebih dari Sekedar Penutup Kepala
1 April 2010 pukul 20:31 WIB
Allah Menyukai Kalau HambaNya Kuat
29 Maret 2010 pukul 18:22 WIB
Ternyata Tak Ada yang Lebih Berat
20 Maret 2010 pukul 18:33 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Kamis, 22 April 2010 pukul 15:15 WIB

Mengukur Diri

Penulis : Rifatul Farida

Beberapa menit lagi adzan Isya' berkumandang, segera mempercepat langkah. Lumayan, jarak tempat saya tinggal dengan Masjid bisa menghabiskan minum satu gelas. Menyusuri sepanjang jalan yang penuh dengan penjual di kanan dan kirinya. Kebisingan dan kesemrawutan kota yang sangat teramat biasa dengan gumulan suara kendaraan, transaksi jual-beli, dan lalu lalang para pejalan kaki. Hanya saja, saya yang masih belum terbiasa meski itu bukanlah hal yang baru.

Sebuah kejadian selintas yang memberikan kesan dan mampu mencuri perhatian terjadi. "Tek!" Pas mata kami bertatapan dalam posisi berlawanan. Entah kenapa, ada perasaan mendalam yang begitu terasa dengan pagutan mata selintas itu.

Pada langkah yang kian cepat, konsen saya kini bukan ke masjid lagi, tapi pada seorang lelaki cilik berkaos kuning dan celana pendek lusuh, dengan panggulan kantong gandum besar berisi botol bekas dan "barang-barang berharga" lainnya. Saya taksir usianya sekitar tujuh atau delapan tahun. Mengembarakan pikiran padanya, bagaimana kehidupan bocah itu sepuluh tahun lagi, akankah dia tetap begitu? Ah... Allah penentu segala nasib.

Ada kesyukuran menyeruak dari diri, dengan takdir yang lebih baik teranugerahkan.

"Takdir yang lebih baik?"

Saya mencoba me-review kalimat yang baru saja terdetik di hati. Takdir yang lebih baik, takdir yang lebih beruntung. Benarkah pada hakikatnya demikian? Bukankah Allah itu Mahaadil? Lalu atas dasar apa seseorang merasa bernasib lebih baik atau lebih beruntung? Dan benarkah demikian?

Teringat untaian nasehat dari sebuah kajian, bahwa anak kecil itu bersih, tanpa dosa. Jika saja saat itu, ketika kami berpapasan Allah mentakdirkan ada kendaraan yang menyerempet kami berdua dan meninggal. Maka pertanyaannya kemudian, siapakan yang lebih berpeluang ke surga, pun siapakah yang lebih berpeluang ke neraka? Anak itu yang masih bersih meski mungkin malam itu dia tidak menunaikan shalat isya', meski memiliki keterbatasan ilmu dalam kefakiran, atau saya yang jelas-jelas sudah baligh meski shalat lima waktu terpenuhi, meski sudah tarbiyah dalam hitungan tahun?

Pada kenyataannya, jika pada akhirnya hal itu benar-benar terjadi, maka dalam pandangan Allah, anak itu jauh lebih baik, jauh lebih bersih dan jauh lebih berhak mendapatkan surgaNya. Lalu, apa yang bisa dibanggakan sekarang? Dari seorang saya yang selintas lalu merasa memiliki takdir yang jauh lebih baik. Adalah Allah SWT, Dzat yang Maha Mengetahui, telah membagi-bagi takdir sesuai porsi dan takaran setiap insan.

Dua jempol untuk lelaki kecil berkaos kuning dan celana pendek lusuh, karena tidak mungkin dia ditakdirkan demikian saat ini, kecuali dia adalah sosok bocah dengan jiwa yang kuat.

http://rifarida.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Akhmad Muhaimin Azzet | Penulis
Membaca-baca di KotaSantri.com, di samping memetik motivasi dan inspirasi, betapa terasa damai di dada. Sungguh. Beginilah bila akhlak mulia yang dijunjung dan dijaga. Alhamdulillah...
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1499 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels