Ali Bin Abi Thalib : "Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusan sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan kejahatan, dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya akan kehormatan dirinya."
Santri
araida
mencari ridho ALLOH
sidoarjo
Sisminto
Karyawan
Tangerang
Farida Ulfayatin
swasta
Surabaya
Forum
Suara
Farhan : Jadilah untuk tenang..... Hanya diri ini dan tuhan yg akan selalu mengerti
Farhan : Apapun perkataanku, hanya untuk diriku.. yg lain hanya akan mendengar, walaupun itu kebaikan..
Farhan : Diriku kuat,, tapi tidak dari dalam.. :'(
Tulisan
Forum
Ta'aruf dan Pernikahan
Hati-hati dg Oknum Lelaki Message/Chat facebook berisi: "Salam ukhuwah ukhti" (Padahal bahasa arab tidak mengerti),
Jam 3 Pagi Kirim:"Sudah Shalat Tahajud? tahaujjud ya..." (padahal dia mau Nonton Bola).

Lelaki ini aslinya ahli pacaran,

namun menyamar dengan "casing" Ikhwan,
dengan otak berisi "Software" bajakan
yang berisi "Salam ukhuwah ukhti" "Sudah Shalat Tahajud"
"Met Milad Ukhti, semoga panjang umur"

SMS dan Message itu keluar dari lelaki dengan terpaksa mengganti casingnya dari jeans ketat dan kaus oblong menjadi
baju koko, Celana Bahan ada yang ngatung juga, memelihara janggut dan bisa jadi

ikut2an masuk ke pengajian atau ke masjid duduk di belakang (biar deketan)
dengan sering nengok ke belakang mata jelalatan mencari incaran.

Lelaki dengan casing begitu sangat nyaman sentosa beraksi di dunia maya, cukup dengan pasang foto sok alim, meniru-niru gaya bahasa arab
menjadi modal merayu akhwat (yang kurang iman dan labil)

Kesimpulan,

Bila berkenalan dengan siapapun, jangan langsung tertipu dengan foto/penampilan dan gaya tulisan, jangan langsung memberi nomor HP
hanya karena terpana message dengan konten bahasa ke-arab-araban.

Intinya: jangan terburu-buru Percaya,Jangan melayani Bercanda,
Kalau ingin membuktikan ke-asli-an sholeh atau tidak,
cuma dengan cara:

1. diskusilah yang lama/mendetail tentang soal tauhid (keesaan Allah), hati-hati bila jawabannya ngaco dan nyeleneh.anda gunakan perangkap
2. dgn berdiskusi yang lama/detail maka sepandai-pandai tupai meloncat akhirnya jatuh juga. Bila lelaki penyamar ini pandai berdusta suatu ketika ada kata yang membuatnya ketahuan berdusta
3. (paling penting) menyaksikannya (dengan mata kepala n mata hati) apakah dia rutin pergi ke masjid (terutama shalat shubuh dan Isya Berjamaah ditambah rajin ke pengajian di masjid)


kalau cuma sekali-sekali bin jarang ke masjid, maka diragukan kesholihan dan keimanannya. ini bukan kata saya,
ini ada Rujukannya:

AlQuran

QS 9:18

dan hadits nabi

“Apabila Kamu sekalian melihat seseorang rajin masuk masjid, maka saksikanlah bahwa ia benar benar beriman”
8 September 2010 pukul 12:12 WIB • 2399 Klik • 11 TanggapanSuka
"sun"
buset sms jam 3 pagi...
cara ampuh ya jgn pernah dibalas..
klo bener2 niat berkenalan, tanpa diminta dia pasti datangin situ
(berdasarkan pengalaman pribadi)
13 April 2011 pukul 05:20 WIB
Untuk memberikan tanggapan, silahkan login terlebih dahulu.
aisy_me | Karyawan Swasta
Bagus-bagus tulisannya, menambah semangat dan inspirasi. :)
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2557 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels