|
Anis Matta : "Pahlawan bukanlah orang suci dari langit yang diturunkan ke bumi untuk menyelesaikan persoalan manusia dengan mukjizat, secepat kilat untuk kemudian kembali ke langit. Pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis."
|
|
latape2003@gmail.com |
|
latape2003 |
|
|
la_tape2003 |
|
latape2003 |
|
latape2003@gmail.com |
|
http://twitter.com/latape2003 |





Oleh Abdul Latief Sukyan
Sore ini setelah shalat Ashar berjamaah, ada seorang syaikh (kyai) yang menyampaikan kultum (kuliah tujuh menit), kuliah singkat tapi padat, tampak bahasanya yang datar, intonasi suaranya terdengar berwibawa, dalil-dalil yang dikeluarkan sebagai penguat atas ceramahnya sungguh memukai, para jamaah terlihat kagum dan mengangguk paham.
Aku terperangah dan teringat pada shalatku sendiri, saat aku berdiri dan bertakbir, maka semua urusan dunia begitu dekat dan hadir di kelopak mata, mulai dari belanja untuk makan esok hari hingga urusan jajan anak begitu nyata hadir dalam benak saat shalatku didirikan.
Ceramah sore ini membahas mengenai hati, kegelapan hati dan yang menyelimutinya dan yang menjadi penghalang kekhusuan seseorang, menjadi penghalang meningginya rohani menuju kehadirat Ilahi. Kegelapan hati itu menurutnya disebabkan oleh kemaksiatan yang dilakukan seorang hamba, serta kelalaiannya bertaubat dengan jujur pada Allah, sementara kegelapan hati lainnya disebabkan oleh kebencian, dengki, amarah, takabbur dst, ini menurutnya kegelapan hati yang terkait dengan hubungan antara sesama manusia.
Dan Ramadhan menurutnya, akan sangat membantu dalam menghilangkan penghalang keterhubungan hati dengan Allah, yaitu dengan mengasah kejernihan dan kemurniannya dengan mentadabburi Quran, sebuah proses yang harus dijalankan bukan hanya dengan sekedar membaca, tapi menghadirkan maknanya dalam kehidupan sehari-hari.
Mi'rajkan hati kita dalam shalat, singkirkan penghalang itu dengan selalu menghayati dan menerapkan etika shalat yang akan melahirkan pencegahan dari kemungkaran. Dan ditutup dengan doa kaffaratul masjid, para jamaah menyalami syaikh tersebut dan memeluknya hormat.
Terima kasih ilmu telah didapat, semoga amalan menjadi lebih mantab.
Kultum (kuliah tujuh menit) dengan kualitas kultum (kuliah tujuh puluh menit).
Latape2003
| Bagikan | Tweet |
|
--- 0 Komentar ---