|
Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
|
|
latape2003@gmail.com |
|
latape2003 |
|
|
la_tape2003 |
|
latape2003 |
|
latape2003@gmail.com |
|
http://twitter.com/latape2003 |





Oleh Abdul Latief Sukyan
Dulu, aku sering membantu orang tuaku bercocok tanam, menyemaikan benih terutama benih jagung pada lobang-lobang yang telah disediakan oleh bapakku, semangatku membantu dan turut serta bercocok tanam karena merupakan hiburan tersendiri, menikmati semilir angin, bau tanah setelah dibajak menandakan kemurnian alam, suasana meriah, karena di ladang-ladang bersebelahan, ada juga anak-anak seumuranku ikut membantu orang tua mereka, terkadang pula bapakku memberikanku anak burung sebagai imbalan atas bantuanku bercocok tanam, tentu semua itu dilakukan olehku pada hari libur sekolah.
Satu benih dapat menghasilkan berpuluh-puluh butir jagung, terkadang pula dalam satu batang terdapat dua atau lebih, subhanallah, belum terpikirkan waktu itu bahwa Allah memberi rezeki pada manusia dari satu benih menjadi berpuluh bahkan beratus-ratus butir.
Dari siaran radio pengajian sore ini dan dalam perjalanan pulang setelah membeli kurma untuk persiapan berbuka puasa, seorang ulama besar yang bernama Mutawalli Sya'rawi menjabarkan tafsir kata : "Al Muflihun" dalam surah Al Baqarah, menurut beliau dari akar kata yang sama yang berarti bercocok tanam, penggalan ayat itu dapat berarti bahwa ; dari proses bercocok tanam manusia harus tersadarkan bahwa Allah Maha Mampu memberikan pahala hamba-Nya berlipat-lipat dari satu perbuatan baik yang dilakukan hamba-Nya.
Hal ini terbukti seperti dalam proses bercocok tanam, seorang petani ketika menyemaikan satu benih, maka akan tumbuh darinya –dengan seizin Allah- beratus bahkan lebih buah atau bulir yang akan dipanen oleh petani.
Dan pada musim penghujan pahala seperti Ramadhan inilah, hendaknya seorang hamba lebih rajin untuk bercocok tanam agar lebih banyak hasil panenan pahala yang dituai dan dipetik. Dengan dibantu pupuk keikhlasan maka benih yang ditanam akan tumbuh subur dan lebih menghasilkan
Falaha berarti beruntung sebagaimana dari akar kata yang sama dapat mengandung arti bercocok tanam, semoga dengan bercocok tanam kebaikan akar tergapai keberuntungan.
Latape2003
| Bagikan | Tweet |
|
--- 0 Komentar ---