|
QS. Ali Imran : 3 : "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. "
|
|
latape2003@gmail.com |
|
latape2003 |
|
|
la_tape2003 |
|
latape2003 |
|
latape2003@gmail.com |
|
http://twitter.com/latape2003 |





Oleh Abdul Latief Sukyan
Dalam sebuah dialog disebuah stasiun Televisi seorang pengamat pendidikan berpendapat : bahwa para baby sitter dan pembantu yang paling bertanggung jawab atas rendahnya nilai-nilai pada anak-anak di negara-negara teluk, dan mereka juga menjadi penyebab rendahnya mutu bahasa Arab, yang lain berpendapat : bahwa TV yang menempati urutan pertama dalam kegiatan harian anak-anak yang menjadi penyebab menurunnya tingkat kecerdasan dan ketidak mampuan mereka dalam berpikir sehat dan mengekplore dunia tempat mereka hidup, selanjutnya ketidakmampuan membangun hubungan sehat dengannya karena gambar dan film kartun dan semua kebudayaan yang dilahirkan darinya yang disajikan kepada anak-anak dan pemuda telah mencuri perhatian mereka, orang ketiga berpendapat : bahwa Amerika adalah penyebab dengan ditiupkannya kepada kita dari produk-produk kebudayaan yang sangat bahaya, karena kandungan nilai-nilai barat yang terkandung dalam film, program tv, permainan dan lainnya.
Sebagai contoh ; Barby –ini contoh yang paling utama- ia bukan sekedar boneka manis semata, tetapi ia juga memasarkan sebuah bentuk model kehidupan yang sempurna bagi seorang gadis yang merdeka seperti yang diinginkan oleh negara Barat, yang dipasarkan sebagai counter (lawan) dan sebagai penghancur semua kebudayaan timur, muslim dan konservatif, maka coba kita bayangkan betapa jauh perbedaan nilai sebuah kebudayaan yang terletak pada sebuah boneka, kemudian kita perbandingkan betapa bahaya boneka ini terhadap nilai kebudayaan manapun, apakah boneka ini telah berubah menjadi sebuah bom waktu dan menjadi pencabut kebudayaan ummat yang akhirnya berubah menjadi sebuah perkampungan yang tidak mempunyai kekuatan dan tidak berdaya? Tentu disana ada kesalahan, kesalahan dalam berfikir, kesalahan dalam perasaan dan kesalahan dalam pendirian secara keseluruhan.
Selamanya kita tidak pernah berbeda tentang bahaya yang terkandung dalam budaya yang dipasarkan melalui produk-produk kebudayaan dengan cara kekuatan sutra yang mencengkram, TV yang tidak terarah, film yang tidak terkontrol, permainan plastic, electronic, internet, lagu dan majalah. Bila sekarang dibiarkan dengan segala marabahayanya tanpa pengawasan dan filter, maka semuanya akan menjadi factor dan penyebab yang menyerang bangunan pendidikan anak Arab dan muslim. Akan tetapi pada dialog diatas aku berharap bahwa seorang tamu pada acara TV tersebut berkata : bahwa sesungguhnya TV tidak akan menempati ruang perhatian anak seluas ini bila akal dan konsentrasi anak tidak mendapati ruang luas itu kosong, kosongnya peran bapak dari kehidupan anaknya dengan berbagai alasan membuka pintu penjajahan TV, kosongnya peran ibu yang kemudian digantikan oleh baby sitter, supir dan pembantu menarik perasaan anak, sehingga kamar pembantu dirumah menjadi tempat yang utama bagi anak-anak dan ketidak hadiran mereka yang menjadi penyebab tangis dan teriak mereka bahkan sebagian mereka mengalami stress bila para pembantu sudah dekat kepulangan mereka ke negaranya.
Sesungguhnya pengaruh media sangat besar dan berbahaya, akan tetapi peran negatifnya tidak akan mempengaruhi anak-anak dan pemuda kecuali bila institusi-institusi pendidikan menarik diri dari lapangan pengaruh dengan meninggalkan isi media massa yang terarah menggali kepedulian anak dan bangunan jiwa, akal dan etika mereka, dan dari sini hendaknya kita meminta pertanggung jawaban institusi-institusi tersebut sebelum kita meminta pertanggung jawaban baby sitter, film dan lagu, instrument-instrument ini diciptakan pada awalnya untuk tujuan komersial dan hiburan bukan social, akan tetapi ia melampaui tujuannya bersama berkembangnya masyarakat dan berkembangnya media massa, dan bila manusia tidak mengembangkan instrument dasarnya dalam memperlakukannya, maka tentunya ia akan terpengaruh negative olehnya, dan dari sini kesadaran merupakan hal yang terpenting dan merupakan instrument utama dalam pertarungan ini.
Kita tidak dapat membiarkan tanggung jawab media massa, karena sekarang kita hidup pada zaman media massa komersial dimana negara dan masyarakat meninggalkan urusannya diatur atas dasar masyarakat, dan instrument-instrumen pasar yang kepentingannya berada di advertisement dan semua program yang selalu kita kritisi, dari sini hendaknya kita mengalamatkan cela kepada peran masyarakat dalam pemberian modal kepada media massa public yang memainkan peran aktif dalam memberikan kesadaran masyarakat dan pribadi sekaligus.
| Bagikan | Tweet |
|
--- 0 Komentar ---