Ali Bin Abi Thalib : "Hati orang bodoh terdapat pada lidahnya, sedangkan lidah orang berakal terdapat pada hatinya."
Alamat Akun
http://latief.kotasantri.com
Bergabung
13 Oktober 2011 pukul 09:23 WIB
Domisili
Al Ain - Al Ain
Pekerjaan
Pegawai
latape2003@gmail.com
latape2003
la_tape2003
latape2003
latape2003@gmail.com
http://twitter.com/latape2003
Catatan Abdul Lainnya
Psikologi Diktator
21 Oktober 2011 pukul 14:15 WIB
Mereka membunuh wanita
17 Oktober 2011 pukul 09:22 WIB
Bill
16 Oktober 2011 pukul 23:58 WIB
Catatan
Sabtu, 22 Oktober 2011 pukul 09:53 WIB
Melanggar Undang-undang dengan alasan shalat di masjid

Oleh Abdul Latief Sukyan


Sebagian orang yang shalat terutama pada hari jumat, mereka melanggar undang-undang dan peraturan dengan alasan karena mereka sedang shalat di masjid, sedangkan masjid sendiri mempunyai aturan dan etika yang tentunya perlu ditaati, diantara etika masjid adalah menghormati peraturan saat seseorang sedang menghadap kehadirat Allah tanpa melakukan tindakan yang menyakiti orang lain dan bahkan menyakiti diri sendiri. Mobil-mobil yang diparkir di jalan raya, diatas trotoar dan didepan pintu masuk dan keluar rumah penduduk, semua itu dilakukan oleh pemiliknya dengan alasan karena mereka sedang melaksanakan ibadah shalat di masjid. Yang saya tahu bahwa shalat dalam Islam dapat mencegah perbuatan salah, melanggar undang –undang, peraturan, menghalangi jalan dan parkir di tempat-tempat terlarang. Sedih memang bila Anda menyaksikan mobil-mobil 4 wheal nongrong di trotoar dengan begitu angkuhnya tanpa mempedulikan bahwa perbuatan itu dapat merusakan kekayaan public, atau karena mereka tidak peduli atau tidak merasa karena mereka mempunyai patokan “Harta orang lain tidak perlu engkau pedulikan” dan selama harta yang akan dirusak itu milik Negara dan tidak keluar dari kantong mereka maka untuk apa dipedulikan, pemerintah sudah berusaha dengan sekuat tenaga untuk memperindah dan mempercantik pemandangan Negara ini. Tapi dengan berbagai alasan bila ditanya mengenai perbuatannya : parkirannya sempit dan tidak memadahi, tidak ada waktu untuk mencari tempat parkir yang lebih jauh dan lainnya. Selesai shalat mereka keluar dengan santai lalu duduk dikursi kemudi mobilnya pulang ke rumah masing-masing dengan penuh senyum dan perasaan telah mendapatkan pahala yang besar, tanpa merasa bahwa dengan hatinya yang paling dalam bahwa mereka sebenarnya telah melanggar aturan lalu lintas. Kedepan semoga ada pencerahan buat kita semua dan juga ketegasan dari pihak berwajib untuk bertindak tegas terhadap kelompok masyarakat yang tidak mau peduli ini

Bagikan

--- 0 Komentar ---

Eni Sumartini | Dosen Keperawatan
Alhamdulillah, tulisannya baik, semoga jadi amal shaleh yang tidak terputus. Amin.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.0559 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels