|
Sirah Umar, Ibnu Abdil Hakam : "Aku akan duduk di sebuah tempat yang tak kuberikan sedikit pun tempat untuk syaitan."
|
|
|
http://rifarida.multiply.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
|
rifatulfarida@ymail.com |
|
rifatulfarida@ymail.com |





Rabu, 22 Juni 2011 pukul 13:35 WIB
Penulis : Rifatul Farida
Bila tiba masanya nanti
Akan kukabarkan
Tentang sebuah hati
Yang tak pernah mengukir sepi
Meski kesendirian adalah teman
Bila tiba masanya nanti
Akan kulukiskan
Tentang sketsa rasa
Yang selalu terbuang
Atas nama kebaikan
Tetap indah
Meski buram sering menyambangi
Bila tiba masanya nanti
Akan kuteriakkan
Lantang…
Tentang arti kesabaran
Melapangkan begitu banyak kesempitan
Merengkuh begitu saja kepasrahan
Tanpa syarat
Bila tiba masanya nanti
Akan kubocorkan
Tentang banyak rahasia
Yang hanya akan dimengerti antara engkau dan aku
Dan kuajak kau tersenyum menertawai
Atas apa yang selama ini menjadi kekhawatiran abadi
Namun dalam senyap malam
Bisakah kurambatkan rindu?
Pada jiwa terpilih
Yang telah menjadi catatan takdir
Meski masa itu belum jua tiba
Duhai, Rabbi...
Dekap hatiku lebih erat
Biar merah mawarku tak pernah layu
Karena ia hidup bukan bergantung dari masa
Namun bergantung dari siraman kasihMu
Sebab bisa saja masa itu tak pernah ada
Kemudian...
Kubuang semua tumpuan harapan selainMu
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.