Umar bin Abdul Aziz : "Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama. Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu. Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka. Dan jika engkau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka."
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Aku Mencintaimu Karena Allah
9 Juni 2011 pukul 11:00 WIB
Rasaku, Resahku, Niatku
6 Juni 2011 pukul 14:00 WIB
Bening Hati
3 Juni 2011 pukul 10:15 WIB
Karena Aku Tak Bisa Sendiri
29 Mei 2011 pukul 12:00 WIB
Mewangi Bunga Dunia
26 Mei 2011 pukul 11:25 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Ahad, 12 Juni 2011 pukul 10:30 WIB

Do'akan Dia

Penulis : Rifatul Farida

Pernah suatu kali seorang akhwat curhat pada saya tentang kegundahan hatinya. Ini soal hubungan horisontal dua manusia. Namun, artinya bukan hanya berhenti sebatas hubungan sosial, tapi pada persaudaraan.

"Akhwat ini baik, cerdas, tegas, vokal. Kami memang sering beda pendapat, tapi itu kan hal yang biasa dalam sebuah organisasi," tuturnya suatu pagi.

"Ana mencoba mengevaluasi, kenapa tidak punya ikatan hati padanya, mungkin hati ana yang terlalu kotor. Tapi, kenapa dengan yang lain ana bisa? Bukankah ini hal yang aneh?" lanjutnya.

"Pernah memberikan hadiah padanya?" tanya saya.

"Ya, pernah. Sudah ana lakukan semua untuk bisa dekat dengannya. Bahkan beberapa kali ana pernah ke rumahnya, dan begitu juga sebaliknya. Tapi, yang namanya hati tidak bisa dibohongi, ukh."

"Benar sudah semuanya?"

Ia mengangguk.

"Pernah kesal sama dia?" tanya saya selanjutnya.

"Beberapa kali. Ya, karena perbedaan pendapat itu. Tapi ana berusaha untuk tidak berlarut, ana harus menyadari kalau kami bersaudara."

"Pernah mendo'akannya?"

Ia menggeleng pelan.

"Kalau begitu, do'akan dia," kata saya.

Ya, sering itu yang terlupa dari kita; do'a.

Do'akan dia yang jauh dari kita, do'akan dia yang membuat kita kesal, do'akan dia yang sulit hatinya kita tembus, do'akan dia yang begitu keras kepala. Do'akan dia!

Karena do'a kita bukan hanya untuk yang kita sayangi saja, bukan hanya untuk orang-orang terkasih saja. Tapi untuk semua orang yang sangat ingin kita melihat ada kebaikan dalam dirinya dan hidupnya.

Mari, berdo'a untuk mereka. Meski mereka tak pernah mengetahuinya.

http://rifarida.multiply.com

Suka
Izzatul Muthmainnah dan septia fristiana wati menyukai tulisan ini.

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Lucasgoru | Karyawan Swasta
Allahu Akbar... Terus terang, KotaSantri.com lebih membuka mata hati saya tentang Islam.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1456 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels