Ali Bin Abi Thalib : "Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan, tapi ilmu bertambah apabila dibelanjakan."
Alamat Akun
http://rifafarida.kotasantri.com
Bergabung
11 Februari 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Jakarta - Jakarta
Pekerjaan
CEO Nasywa Cafe
I'm Muslimah and Very Happy ^_^
http://rifarida.multiply.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
rifatulfarida@ymail.com
Tulisan Rifatul Lainnya
Masih Tak Sanggup
20 Juni 2013 pukul 20:00 WIB
Karena Aku Sangat Mencintai Tuhanku
16 Juni 2013 pukul 22:00 WIB
Wahai yang Mahacinta
6 Juni 2013 pukul 21:00 WIB
Mencintai Para Pecinta-Mu
23 Mei 2013 pukul 20:00 WIB
Menjadi Matahari
16 Mei 2013 pukul 14:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Jum'at, 21 Juni 2013 pukul 20:00 WIB

Jangan Bertanya “Mengapa”

Penulis : Rifatul Farida

Mengambil cover top dan cover bottom dari tray-nya, memastikan tak ada yang secret, kemudian meletakkannya di jig, dan menyekru bagian-bagian lubang yang sudah ditentukan. Begitu sekali lagi, lagi, dan lagi hingga berulang sampai target seribu dua ratus kali. Begitupun yang lainnya, ada yang menyeting name plate, ada yang menyolder, dan proses-proses lainnya yang merangkai menjadi benda elektronik bernama VCD Room. Semua itu dilakukan dengan posisi berdiri, dalam rentang waktu jam delapan pagi hingga jam delapan malam, itu jika shift pagi. Jika shift malam? tinggal dibalik saja, jam delapan malam hingga jam delapan pagi. Hampir setiap hari.

Menjadi seorang buruh pabrik perusahaan asing di sebuah pulau pinggir Indonesia, Batam. Dan wajar kemudian jika merasa sedang tidak hidup di negeri sendiri. Karena disuruh-suruh dan dimarahi orang asing di negeri sendiri menjadi hal yang biasa-biasa saja, saking seringnya mungkin.

Bukan semata atas nama kemandirian mereka pergi dari kampung halaman selepas SMU. Tapi tanggung jawab hidup yang harus tetap berdaya, minimal “menafkahi” diri sendiri.

Jangan bertanya mengapa mereka tidak melanjutkan kuliah, karena itu hanya akan membuat ruak luka dan riak-riak kesedihan. Atas dasar itulah, dalam banyak hal, saya lebih suka bertanya dengan awalan “untuk apa” daripada “mengapa”. Karena ternyata keduanya mempunyai nilai jawab yang saling berseberangan.

http://rifarida.multiply.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Rifatul Farida sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Samsul M | Wiraswasta
Mulai buka site ini di tahun 2003, tapi baru sekarang saya ikut partisipasi. Maklum, baru ada waktu luang banyak.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1454 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels