HR. Ad-Dailami : "Alangkah baiknya orang-orang yang sibuk meneliti aib diri mereka sendiri dengan tidak mengurusi aib orang lain."
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Kebencian
11 Januari 2013 pukul 13:00 WIB
Raja dan Ratu Sederhana
6 Januari 2013 pukul 09:00 WIB
Istri itu Bidadari Dunia
5 Januari 2013 pukul 15:00 WIB
Hidup dan Matinya Sumber Inspirasi
31 Desember 2012 pukul 12:00 WIB
Saya Ternyata Bodoh
25 Desember 2012 pukul 15:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Sabtu, 12 Januari 2013 pukul 09:00 WIB

Tak Mungkin Terbalas

Penulis : Jamil Azzaini

Dua hari ini, saya sakit gigi. Rasa sakitnya luar biasa. Saya yakin, yang menyanyikan lagu “dari pada sakit hati, lebih baik sakit gigi ini” pasti belum pernah sakit gigi. Saya pernah sakit hati, diputus oleh tunangan saya. Sakit? Ya, tapi rasanya sakit gigi ini jauh lebih sakit.

Kalau sakit gigi itu bukan hanya giginya yang sakit, badan ikut meriang, matapun ikut menangis. Beda dengan ketika mata saya “keculek”, yang sakit hanya mata, gigi saya tidak ikut merasakan sakit. Begitulah bila kita ibaratkan anak dan orang tua; gigi saya ibaratkan anak dan orangtua saya ibaratkan mata.

Saat anak sakit, orangtua ikut merasakan sedih dan menangis. Namun ketika orangtua sakit, terkadang seorang anak masih sibuk bekerja, bahkan mengeluh saat harus menunggunya di rumah sakit. Seorang ibu, saat hamil, rela menggendong anaknya berbulan-bulan, tapi saya yakin tak ada seorang anak yang tahan menggendong ibunya walau hanya satu hari.

Seorang ayah rela bermandikan keringat, bekerja keras, pergi jauh ke luar kota mencari nafkah demi biaya sekolah atau kuliah anaknya. Namun betapa banyak seorang anak yang mengeluh saat harus membantu biaya pengobatan orangtuanya. Orangtua rela memandikan dan “nyebokin” anaknya setiap hari, tetapi banyak anak yang mengeluh saat harus memandikan dan “nyebokin” orangtuanya yang telah renta.

Memang, cinta kasih orangtua tak mungkin mampu kita balas. Sekeras apapun kita berupaya, sebesar apapun yang bisa kita berikan kepada mereka, itu semua tidak ada seujung jari jasa orangtua kepada kita. Sungguh terlalu bila kita tidak berupaya membahagikan mereka. Sungguh durhaka bila hanya sekadar berkirim do'a untuk merekapun kita sudah lupa.

Berusaha keraslah untuk membahagiakan orangtua. Bukan hanya berkata “saya ingin”, tapi buktikanlah dengan tindakan nyata bahwa Anda sedang berjuang sungguh-sungguh membahagikan mereka. Jangan terlambat, karena waktu terus bergerak. Jangan sampai nanti Anda menangis tersedu di samping jenazah orangtua tercinta, menyesal karena banyak hal yang belum Anda lakukan untuk mereka.

Sakit gigi ini telah menyadarkan saya, betapa cinta, pengorbanan, dan perhatian orangtua sangatlah luar biasa. Mereka sangatlah layak mendapat cinta terbaik dari kita, tentu setelah cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya.

Sambil menahan rasa sakit gigi ini, saya kirimkan do'a terbaik untuk mereka. “Ya Allah, ampuni semua dosa yang pernah mereka lakukan. Cintailah mereka sebagaimana mereka mencintai kami di waktu kecil. Jadikan kami kelak hamba-Mu yang bersama-sama bisa memeluk nabi-Mu di tempat yang abadi dan terpuji.”

http://jamilazzaini.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Aryani | Karyawan Swasta
Salam kenal buat semua teman-teman penghuni KotaSantri.com. Sempat tau situs ini dari beberapa artikel yang dikirim oleh teman ke inboxQu. Tetapi, setelah dibuka banyak yang berguna buatQu. Semoga terus bermanfaat bagi sesama.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1276 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels