HR. At-Tirmidzi : "Pena (takdir) telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering, apa yang luput darimu tidak akan menimpamu, dan apa yang menimpamu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan bahwa bersama kesulitan ada kemudahan."
Alamat Akun
http://jamilazzaini.kotasantri.com
Bergabung
24 Juni 2009 pukul 05:31 WIB
Domisili
Jakarta Selatan - DKI Jakarta
Pekerjaan
Trainer
Jamil Azzaini adalah seorang trainer sekaligus Inspirator. Rekan-rekannya menyebut sebagai Inspirator Sukses Mulia. Julukan itu muncul didasari oleh kepiawaiannya mendorong orang untuk selalu meraih kehidupan terbaik: Sukses Mulia. Sukses adalah orang yang memiliki 4-ta (harta, tahta, kata dan cinta) yang tinggi, 4-ta itu diperoleh dengan memperhatikan etika dan agama yang …
http://jamilazzaini.com
http://facebook.com/jamilazzaini
http://twitter.com/jamilazzaini
Tulisan Jamil Lainnya
Tanya yang Menyiksa
13 Desember 2012 pukul 12:00 WIB
Penghuni Surga
7 Desember 2012 pukul 10:00 WIB
Sebentar Tapi Rutin
1 Desember 2012 pukul 13:00 WIB
Sudahkan Anda Ikhlas?
30 November 2012 pukul 12:00 WIB
Ibumu Tidak Tergantikan
25 November 2012 pukul 10:00 WIB
Pelangi
Pelangi » Refleksi

Rabu, 19 Desember 2012 pukul 09:00 WIB

Jangan Tertipu Kesan Pertama

Penulis : Jamil Azzaini

Sering saya mendengar saran, “Perbaikilah penampilan Anda, karena kesan pertama begitu menggoda.” Bagi saya, penampilan itu harus selalu menarik kapanpun dan di manapun, tidak hanya saat pertama jumpa. Sungguh merugi bila kesan pertama begitu menggoda, tetapi setelah itu Anda ternoda.

Peduli hanya pada kesan pertama biasanya dilakukan oleh para penipu. Penampilannya hanya dijadikan perangkap agar orang lain yakin dengan dirinya. Saya punya pengalaman dalam hal ini. Saat saya mengisi seminar di suatu daerah, seorang panitia penyelenggara menjemput saya di bandara.

Sepanjang perjalanan, ia bercerita tentang mobil mewahnya. Ia juga bercerita tentang bisnis-bisnisnya yang semakin menggurita. Bicaranya sangat meyakinkan. Saya pun “jatuh hati” dengan orang ini. Tapi ternyata, beberapa bulan kemudian orang itu menipu saya. Saya mendengar kabar, ternyata mobil mewahnya juga akhirnya disita.

Janganlah demi kesan pertama, Anda rela berhutang ke berbagai pihak. Percayalah, hal itu akan menyiksa hidup Anda. Di kehidupan nyata, orang akan hormat kepada Anda justru bila Anda terlihat biasa saja saat jumpa pertama, namun sebenarnya Anda luar biasa. Sebaliknya, orang akan menjauh dari Anda, bila ternyata Anda hanya indah di kesan pertama, namun buruk di kesan-kesan selanjutnya.

Saya pernah berkenalan dengan orang yang berpenampilan sederhana. Busana dan aksesoris yang melekat di tubuhnya bukanlah brand ternama. Bicaranya tentang ide dan gagasan, bukan tentang harta dan kekayaan. Tetapi setelah mengenal jauh orang ini, ternyata investasinya di mana-mana. Sedekahnya ratusan juta rupiah setiap bulannya. Orang ini benar-benar membuat saya iri setengah mati.

Oleh karena itu, jangan tergoda dengan kesan pertama. Jangan tertipu dengan penampilan, nama besar, dan popularitas lawan bicara Anda. Tergodalah dengan orang yang konsisten dan orang yang semakin hari hidupnya semakin berkualitas. Dalam pergaulan dengan sesama, kesan selanjutnya jauh lebih penting dibandingkan kesan pertama. Setuju?

http://jamilazzaini.com

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Endang Supriatna, S.Pd. | Guru
Ingin bergabung pada web yang sangat bermanfaat bagi ummat ini. Semoga web ini benar -benar menjadi media ukhuwah dan penebar ilmu. Amien.
KotaSantri.com © 2002 - 2026
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.1600 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels