|
HR. Ibnu Majah dan Abi Ad-Dunya : "Secerdik-cerdik manusia ialah orang yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling gigih membuat persiapan dalam menghadapi kematian itu."
|
|
|
http://jamilazzaini.com |
|
http://facebook.com/jamilazzaini |
|
http://twitter.com/jamilazzaini |





Selasa, 24 April 2012 pukul 09:15 WIB
Penulis : Jamil Azzaini
Orang-orang yang populer alias namanya dikenal banyak orang belum tentu bisa dijadikan sumber ilmu. Sebaliknya, orang yang biasa saja, di internet Twitter-nya belum banyak follower, malah sering menjadi sumber ilmu yang bergizi. Saya sudah berkali-kali menjumpai orang-orang seperti ini.
Bergurulah kepada orang yang berilmu dan punya pengalaman hidup yang matang walau mungkin mereka tidak atau belum populer. Saya sering mengajak berjumpa orang-orang yang termasuk dalam kelompok ini. Saya juga sering mengajak bertemu follower di Twitter demi mendapatkan cipratan ilmu dari mereka.
Banyak hikmah yang saya peroleh saat bertemu dengan mereka. Sebagai manusia biasa, terkadang rasa sombong dan merasa hebat itu menjalar juga ke dalam pikiran dan hati saya. Namun, kesombongan itu bisa meluntur dan berkurang saat kita berjumpa dengan orang-orang hebat yang tetap rendah hati dan tidak gila pujian. Usai bertemu dengan mereka saya sering bergumam, “Ah, ternyata saya gak ada apa-apanya. Masih banyak orang-orang hebat di sekitar saya.”
Saya sangat merasakan perbedaaan antara belajar dengan tatap muka dibandingkan hanya sekedar membaca. Bertatap muka pengaruhnya jauh lebih besar dibandingkan hanya sekedar membaca buku. Sering-sering bertatap muka dengan orang-orang yang memiliki ilmu yang mendalam, selain mendapatkan ilmunya, energi dari orang tersebut juga akan mengalir dan menular ke dalam diri kita.
Keluarlah dari rumah, bertemulah dan bertatap mukalah dengan sumber ilmu. Selain mendapatkan ilmu dan energi dari sumbernya, Anda juga bisa menemukan orang-orang yang memiliki “chemistry” yang sama dengan Anda. Dengan cara ini, saya yakin semangat dan gairah hidup Anda akan terus menggelora.
Nah, dengan siapa Anda akan berguru dan bertatap muka pekan ini?
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Jamil Azzaini sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.